Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Viral di Medsos Uang Saku KPPS Rp 100-150 Ribu, Eh Ternyata Petugas KPPS di Tuban Ikut-ikutan

M. Mahfudz Muntaha • Rabu, 31 Januari 2024 | 13:10 WIB
SIAP MENJALANKAN TUGAS: Komisioner KPUK Tuban Zakiyatul Munawaroh melantik petugas KPPS di Kecamatan Merakurak, Kamis (25/1) lalu.
SIAP MENJALANKAN TUGAS: Komisioner KPUK Tuban Zakiyatul Munawaroh melantik petugas KPPS di Kecamatan Merakurak, Kamis (25/1) lalu.

RADARTUBAN – Konten uang saku petugas Kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang viral di media sosial membuat petugas KPPS di Tuban resah.

Pasalnya, petugas KPPS Tuban yang dilantik Kamis (25/1) lalu hanya mendapat snack. Tanpa uang saku.

Salah satu anggota KPPS yang enggan disebutkan namanya membenarkan bahwa pelantikan sekaligus bimbingan teknis (bimtek) di masing-masing kecamatan itu tanpa ada uang sakunya.

Padahal, yang viral di media sosial, masing-masing petugas KPPS menerima uang saku Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu.

‘’Di Tuban tidak ada. Tapi ada yang menanyakan, katanya ada, tapi hanya Rp 50 ribu,’’ ujarnya.

Apakah sudah diberikan? Dikatakan dia, hingga saat ini belum ada kejelasan.

‘’Kalau di media sosial, itu kan diberikan langsung. Tapi di Tuban tidak diberikan langsung, dan juga belum tahu kapan diberikan,’’ ujarnya.

Menurut informasi yang diterima, panitia pemungutan suara (PPS) atau petugas ad hoc penyelenggara pemilu di tingkat desa, masih menunggu pencairan dari Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Tuban.

‘’Kabarnya seperti itu. Tapi pastinya bagaimana, saya belum tahu,’’ ungkapnya.

Uang saku itu, lanjut dia, katanya juga bukan untuk pelantikan, tapi uang transport bimtek.

‘’Katanya, pelantikan tidak ada uang sakunya,’’ imbuhnya.

Lantas, bagaimana teman-teman KPPS menyikapi hal tersebut? Dia mengaku hanya bisa pasrah.

Jika yang di media sosial itu benar—bahwa petugas KPPS mendapat uang saku antara Rp 100-150 ribu per orang, dia berharap uang saku tersebut diberikan.

Dan jika tidak ada, dia berharap ada penjelasan yang konkret dari KPUK Tuban.

Senada disampaikan anggota KPPS di Kelurahan Sukolilo, Kecamatan Tuban.

Dia juga mendapat informasi bahwa uang saku per anggota KPPS yang mengikuti pelantikan dan bimtek beberapa hari lalu sebesar Rp 50 ribu.

‘’Tapi belum diberikan,’’ katanya.

Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih SDM Parmas) KPUK Tuban Zakiyatul Munawaroh menyatakan bahwa uang saku untuk KPPS memang belum diberikan.

‘’Sebentar, ini masih dalam proses pencairan,’’ katanya.

Namun, saat disinggung kenapa baru akan dicairkan? Zakiya—sapaan akrab Zakiyatul Munawaroh—enggan menanggapi.

Hal ini menjadi janggal karena baru akan dicairkan setelah pemberian uang saku kepada petugas KPPS viral di media sosial. (fud/tok)

Editor : Amin Fauzie
#pencairan #KPPS Tuban #uang saku #pelantikan dan bimtek #viral