RADARTUBAN – Okupansi atau tingkat hunian rendah selama bulan Ramadan terjadi hampir di semua hotel di Tuban.
Untuk menyiasati agar tetap ada pemasukan, banyak hotel mencari sumber pemasukan lain. Salah satunya dari paket buka bersama (bukber).
Seperti yang diungkapkan oleh Indra Wahyudi, sales Hotel Charis Tuban. Dia mengungkapkan, okupansi di hotel tempat dia kerja sangat rendah selama Ramadan.
‘’Sangat rendah, hanya sekitar 40 persen,” ujar dia.
Indra mengatakan, pihaknya mencari alternatif lain yang bisa dimanfaatkan untuk pemasukan. Salah satunya menyajikan paket berbuka puasa.
Menu yang hanya ada selama Ramadan itu diharapkan menjadi sumber pemasukan hotel.
‘’Kami menyediakan menu pilihan untuk berbuka selama Ramadan,” terangnya.
Terpisah, Sales Manager Front One King Hotel Tuban Wiwin juga mengatakan hal yang sama. Okupansi di hotelnya juga terbilang rendah karena bulan Januari hingga Maret merupakan low season.
‘’Rata-rata hanya 50 persen, tidak menentu. Akan kembali normal nanti pas lebaran,” ungkapnya.
Wiwin mengatakan, okupansi rendah dikarenakan masyarakat di Tuban mayoritas muslim. Sehingga semua fokus untuk ibadah dan mengutamakan untuk berkumpul dengan keluarga.
‘’Tapi Alhamdulillah walau pun sedang low season, (pemasukan) hotel masih dalam kategori aman,” jelasnya.
Untuk mendulang pemasukan, pihaknya menyediakan dua jenis paket bukber.
‘’Sistemnya all you can eat, pilihan menunya juga variatif,” tandasnya. (zia/yud)
Editor : Amin Fauzie