RADARTUBAN – Gempa yang mengguncang perairan laut Tuban belum usai. Hingga Sabtu (23/3), gempa susulan dengan skala magnitudo rendah masih terus berlangsung. Tercatat lebih dari 150 kali gempa susulan.
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tuban Zem Irianto menyampaikan bahwa aktivitas gempa susulan belum bisa dipastikan berhenti.
Hanya saja, intensitas skala magnitudo gempa cukup rendah. Antara 2-4 skala richter (SR).
Disampaikan Zem, gempa susulan pascagempa kuat merupakan hal yang lazim. Apalagi karakter gempa di perairan laut Tuban, tepatnya di titik koordinat 7.74 lintang selatan dan 112.32 bujur timur itu cukup dangkal.
Sehingga batuan kerak permukaan yang heterogen cenderung rapuh.
Meski demikian, terang Zem, masyarakat tidak perlu khawatir dengan gempa susulan yang skala magnitudonya rendah tersebut.
Sebaliknya, gempa susulan ini justru memberikan informasi peluruhan aktivitas gempa.
‘’Hal ini menunjukkan bahwa gempa akan segera berakhir,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Hanya saja, kapan gempa susulan ini akan berakhir, Zem belum dapat memastikan.
Malahan, lanjut dia, gempa susulan masih berpotensi terus terjadi hingga aktivitas gempa benar-benar luruh atau hilang.
‘’Tapi (gempa susulan ini, Red) tidak perlu ditakuti,’’ pesannya.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis tadi malam, total terdapat 16 laporan kerusakan yang diakibatkan gempa di wilayah Tuban. Kerusakan itu tersebar di 12 kecamatan.
Jika diklasifikasikan, ada dua jenis objek yang terdampak gempa, yakni bangunan rumah warga dan fasilitas umum.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban Sudarmaji mengatakan, dari penghitungan sementara, total akumulasi kerugian kerusakan bangunan di 12 kecamatan itu sekitar Rp 50 juta.
Kerusakan dengan nilai kerugian cukup besar yakni dua unit rumah milik warga di Kecamatan Soko dan Tambakboyo.
‘’Masing-masing kerugiannya Rp 10 juta,’’ ujar dia.
Terkait korban jiwa, Darmaji memastikan tidak ada. Karena itu, dia menyayangkan banyaknya penyebar hoaks di media sosial yang menunjukkan keparahan dampak gempa.
‘’Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, dan semoga gempa susulan segera berakhir, sehingga masyarakat kembali tenang,’’ ujarnya. (zia/tok)
Editor : Amin Fauzie