RADARTUBAN – Jumlah sekolah Tuban ternyata tidak seimbang. Keberadaan sekolah swasta jenjang sekolah menengah pertama (SMP) di Tuban semakin mendominasi.
Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS) Tuban, jumlah SMP swasta atau madrasah tsanawiyah (MTs) di Bumi Ronggolawe mencapai 153 sekolah. Sementara SMP negeri hanya 55 sekolah.
’’Persentasenya 73,6 persen berbanding 26,4 persen,’’ kata Kepala BPS Tuban Andhie Surya Mustari.
Dengan demikian, total keseluruhan lembaga SMP/MTs di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Agama (Kemenag) di Tuban sebanyak 208 sekolah.
Andhi—sapaannya akrabnya—mengatakan, fenomena sekolah swasta yang mendominasi juga terjadi di level SMA.
Masih berdasar data BPS, total jumlah lembaga pendidikan di jenjang sekolah menengah atas ini mencapai 131 sekolah. Rinciannya, 76,3 persen sekolah swasta, 23,7 persen negeri.
Atau 100 lembaga SMA/SMK/MA swasta berbanding 31 lembaga negeri.
Lebih lanjut, lulusan magister Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) itu menjelaskan, peningkatan jumlah sekolah swasta terjadi karena kebutuhan pendidikan anak terus meningkat.
Masyarakat memiliki kepedulian tinggi terhadap sektor pendidikan. Sehingga, banyak yang mengambil inisiatif untuk membangun sekolah-sekolah swasta secara mandiri.
’’Jadi, mereka membangun sekolah sendiri tidak harus menuntut kepala desa dan camat. Tapi mereka sama-sama mengumpulkan modal untuk membangun sekolah swasta sendiri,’’ ujarnya.
Lain jenjang SMP dan SMA. Di jenjang sekolah dasar (SD), SD negeri lebih mendominasi, yakni 61 persen atau 493 sekolah.
Sedangkan swasta hanya 39 persen atau 315 sekolah. ’’Untuk SD, negeri masih mendominasi dari total keseluruhan 808 sekolah negeri/swasta,’’ tandas Andhi. (han/tok)
Jumlah Sekolah di Tuban:
Jenjang SMA
Negeri : 31 sekolah (23,7 persen)
Swasta : 100 sekolah (76,3 persen)
Jenjang SMP
Negeri : 55 sekolah (26,4 peren)
Swasta : 153 sekolah (73,6 persen)
Jenjang SD
Negeri : 493 sekolah (61 persen)
Swasta : 315 sekolah (39 persen)
Editor : Yudha Satria Aditama