RADARTUBAN – Sebanyak 650 mahasiswa baru Universitas Terbuka (UT) Surabaya Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Tuban mengikuti kegiatan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) semester ganjil 2024/2025, Sabtu (14/9).
Bertempat di Hotel Mustika Tuban, acara tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.
Kegiatan pengenalan proses belajar di perguruan tinggi itu diagendakan berlangsung selama dua hari, yakni 14-15 September 2024.
Acara dibuka langsung secara simbolis oleh Direktur UT Surabaya Dr. Suparti, M.Pd. Kemudian dilanjut pengukuhan mahasiswa baru dengan prosesi penyerahan almamater kampus yang diwakili sejumlah mahasiswa, lalu diikuti dengan pemakaian almamater oleh seluruh mahasiswa baru.
Foto selengkapnya klik di sini
Usai membuka acara, Dr. Suparti, M.Pd. memberikan materi tentang pengenalan sistem pembelajaran kampus dan ruang lingkup layanan kesuksesan belajar jarak jauh (LPKBJJ) dari Universitas Terbuka.
‘’Kami memberi kemudahan serta memfasilitasi pembelajaran mahasiswa secara daring maupun luring, sehingga proses pembelajaran sangat fleksibel,’’ ujarnya.
Dalam kegiatan OSMB tersebut, mahasiswa juga diberikan materi perihal layanan online dan pengenalan kegiatan kemahasiswaan, serta materi tentang pencegahan dan penanganan kekerasan seksual (PPKS) yang disampaikan oleh Dr. Milawati, S.Pd., M.Pd.
Kegiatan OSMB UT semester ganjil ini terasa istimewa dengan hadirnya Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, SE.
Dalam kesempatan itu, Mas Lindra—sapaan akrabnya—turut memberikan materi OSMB, serta membagikan beasiswa dan laptop kepada para mahasiswa baru. Adapun materi yang disampaikan, yakni perihal adaptasi dan inovasi berkelanjutan dalam menghadapi tantangan digital.
Bupati muda kelahiran 1992 itu berpesan agar setiap mahasiswa mencintai dan menjunjung tinggi almamater dengan memberikan prestasi dan kontribusi nyata terhadap bangsa.
Dan tidak kalah penting, alumnus Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu juga menyampaikan pesan supaya generasi muda tidak pernah lelah dalam menuntut ilmu.
‘’Generasi muda harus semangat dalam mencari ilmu,’’ pesannya.
Lebih lanjut, Mas Lindra memberikan apresiasi atas hadirnya Universitas Terbuka untuk masyarakat Tuban.
Sebab, kehadiran UT di Tuban memberikan kesempatan lebih luas kepada generasi muda Kabupaten Tuban untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri.
‘’UT hadir dan memberikan pelayanan yang luar biasa untuk masyarakat Tuban,’’ tandasnya.
Sementara itu, Kepala Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Tuban Dr. Muhammad Anshori, S.Pd., M.M. menuturkan bahwa UT merupakan satu-satunya kampus negeri di Kabupaten Tuban dan terakreditasi A, bahkan sudah tersebar di beberapa negara.
‘’Di sini (Universitas Terbuka, Red), mahasiswa bisa kuliah sambil kerja, dan kuliah dari manapun bisaa..” tuturnya.
Lebih lanjut, Gus Aan—sapaan akrabnya menyampaikan, pada tahun ini kampus UT Tuban juga mendapatkan apresiasi dari kampus pusat, karena menjadi salah satu penyumbang mahasiswa baru terbanyak dibanding kampus-kampus UT lain di Indonesia.
‘’Pencapaian luar biasa ini didapatkan tidak lain karena support dari pemerintahan daerah dan masyarakat, yang telah turut serta mengapresiasi pelayanan pendidikan yang kami berikan,’’ tandasnya. (an/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama