RADARTUBAN - Dari banyaknya wisata buatan yang membanjiri Tuban, Novie Arifah lebih suka berwisata alam. Menurutnya, wisata alami lebih menantang dan seru dibanding wisata buatan.
‘’Awalnya hanya untuk mengisi waktu kosong saat tidak ada tugas kuliah, ternyata keterusan sampai sekarang,’’ ujar cewek yang sudah gemar berwisata alam sejak duduk di bangku kuliah itu.
Cewek asal Desa Mentoro, Kecamatan Soko itu mengatakan, berwisata di alam bebas bisa memberikan banyak pelajaran lebih baginya.
Sebab, dalam setiap perjalanan menuju wisata bisa mensyukuri ciptaan Tuhan, yakni alam semesta. ‘’Karena itu, saya lebih suka wisata alam,’’ ujarnya.
Baca Juga: Tak Terpengaruh Resesi Ekonomi, Kunjungan Wisata di Tuban Membeludak
Alumnus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya itu mengaku telah menjelajahi beberapa wisata alam di Tuban maupun luar kota, seperti pantai hingga gunung.
‘’Paling berkesan dulu pernah ke Gunung Sarah Klopo karena jalurnya yang cukup ekstrem dan membutuhkan waktu yang tidak sebentar, sekitar tiga jam. Sehingga membutuhkan kesabaran untuk mencapai puncaknya,’’ ucapnya berkesan.
Meskipun begitu, saat ini Novie harus mengatur waktu untuk bisa travelling, terlebih ke luar kota, lantaran sudah disibukan dengan profesinya sebagai guru.
‘’Meski di tengah kesibukan harus mengatur waktu, tapi travelling menghilangkan rasa suntuk saya di tengah kesibukan itu,’’ tandasnya. (gik/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama