Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Meski Hujan Masih Sering Turun, Dua Desa di Tuban Ini Masih Kekeringan Parah

Andreyan (An) • Selasa, 16 September 2025 | 02:32 WIB

 

Petugas BPBD Tuban melakukan droping air bersih di wilayah Desa Ngandong, Kecamatan Grabagan.
Petugas BPBD Tuban melakukan droping air bersih di wilayah Desa Ngandong, Kecamatan Grabagan.

RADARTUBAN – Kendati beberapa wilayah mulai turun hujan, bahkan banjir, namun beberapa desa di Tuban mengalami kekeringan.

Sedikitnya, dua desa mengajukan dropping air bersih, yakni Desa Ngandong, Kecamatan Grabagan dan Desa Bader Kecamatan Jatirogo.

‘’Sementara ini baru dua desa tersebut yang mengajukan permintaan dropping air bersih,’’ ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban Sudarmaji kepada Jawa Pos Radar Tuban, kemarin (14/9).

Disampaikan Darmaji—sapaan akrabnya, proses dropping air mulai rutin dilaksanakan sejak Selasa (9/9). Mengerahkan dua truk tangki setiap hari.

Disalurkan secara bergantian pada dua lokasi darurat air bersih tersebut. 

Namun, tegas mantan Camat Plumpang itu, permintaan dropping air bersih pada tahun ini relatif lebih sedikit dibanding musim kemarau tahun lalu.

Sebab, tahun ini merupakan musim kemarau basah.

‘’Jadi tidak semua desa mengalami krisis air,’’ tambahnya.

Meski demikian, potensi kekeringan masih terus dipantau. Tahun lalu, tercatat ada 46 desa di 14 kecamatan yang masuk kategori rawan kekeringan.

Jumlah itu melonjak signifikan dibanding 2023 yang hanya 14 desa di 7 kecamatan.

Sudarmaji menegaskan, BPBD telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif.

Termasuk pemetaan ulang wilayah rawan kekeringan dan koordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk memastikan laporan cepat bila terjadi krisis air.

‘’Kami selalu melakukan koordinasi lintas sektor, agar distribusi air bisa langsung dilakukan jika ada laporan dari desa,” beber dia.

Selain itu, BPBD juga mengimbau masyarakat untuk tetap menghemat penggunaan air bersih, terutama di wilayah perbukitan yang sumber airnya sangat terbatas.

‘’Armada tambahan selalu kamu siagakan jika memang nantinya ada permintaan meningkat,’’ tandasnya. (an/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #kekeringan #BPBD #hujan #musim #Droping Air