Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Jelang Ramadan, Satpol PP Tuban Janji Bakal Antisipasi Lonjakan Gepeng

M. Mahfudz Muntaha • Selasa, 17 Februari 2026 | 16:05 WIB
Aktivitas pengemis yang beroperasi di simpang Pramuka, kemarin (16/2). Penyakit masyarakat ini kerap ditemui pengguna jalan.
Aktivitas pengemis yang beroperasi di simpang Pramuka, kemarin (16/2). Penyakit masyarakat ini kerap ditemui pengguna jalan.

RADARTUBAN – Menjelang Ramadan, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) Tuban mulai mengantisipasi potensi peningkatan jumlah gelandangan dan pengemis (gepeng).

Terutama di kawasan wisata religi Makam Sunan Bonang dan wilayah perkotaan.

Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Plt Kepala Satpol PP Damkar Tuban Sutaji mengatakan, penertiban sebenarnya rutin dilakukan, baik di sekitar makam Sunan Bonang maupun area perkotaan hingga kecamatan.

Namun, pengawasan akan diperketat karena pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan lonjakan aktivitas gepeng menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

“Seperti beberapa waktu lalu ada laporan pengamen di perempatan Kecamatan Merakurak. Langsung kami tertibkan. Dan ini masih terus kami awasi jangan sampai ada yang datang lagi,” ujar Sutaji.

Menurut dia, pengawasan berkelanjutan diperlukan karena sebagian gepeng kerap kembali beroperasi setelah dipulangkan ke daerah asal.

Bahkan, satpol PP pernah menemukan pola pergerakan yang tidak biasa.

“Sekitar Oktober tahun lalu, kami temui gepeng diangkut kendaraan lalu didroping di suatu tempat. Datangnya pakai baju bagus, setelah itu ganti baju compang-camping. Makanya hal-hal semacam ini kami antisipasi agar tidak terulang,” ujarnya.

Ke depan, Satpol PP Damkar Tuban berencana memperkuat koordinasi dengan Dinsos P3A PMD Tuban.

Langkah ini dilakukan agar penanganan gepeng tidak berhenti pada penertiban semata, namun disertai pendataan dan penelusuran akar persoalan.

“Tidak hanya ditertibkan, tapi akan kami data dan cari tahu apa alasan sebenarnya mereka mengemis. Akan kami cari solusinya,” imbuhnya.

Sutaji menambahkan, pihaknya juga ingin memastikan apakah aktivitas mengemis dilakukan karena faktor ketidakmampuan ekonomi atau justru dijadikan pekerjaan, termasuk kemungkinan adanya pihak yang mengoordinasi.

“Kami juga ingin tahu, mereka ini sebenarnya dari mana. Apakah warga Tuban atau dari luar daerah. Ini semua akan kami dalami,” pungkasnya.(fud/ds)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #satpol pp #gepeng #Makam Sunan Bonang