RADARTUBAN - Menjelang waktu berbuka puasa, kawasan tepi laut di Tuban menghadirkan suasana yang berbeda.
Angin pantai bertiup sejuk, sementara garis cakrawala laut tampak tenang. Di ruang publik Abirama Tuban, pemandangannya menjadi daya tarik warga untuk mengisi waktu ngabuburit.
Pengunjung datang sejak sore. Sebagian memilih naik ke lantai atas untuk menikmati panorama laut sambil berswafoto.
Langit yang mulai meredup dan udara yang tidak terlalu panas menghadirkan ketenangan. Suasana santai membuat pengunjung betah berlama-lama.
Menjelang magrib, aktivitas beralih ke area bawah. Deretan pedagang takjil mulai ramai didatangi. Aneka makanan dan minuman ringan menjadi pelengkap suasana menunggu waktu berbuka.
Cynthia, warga Kecamatatam Tuban mengatakan, sengaja datang ke Abirama untuk menikmati pemandangan pantai.
Menurut dia, lokasi tersebut memungkinkan pengunjung melihat laut dari ketinggian sekaligus bersantai. “Di sini adem, bisa duduk santai dan berfoto-foto,” ujarnya.
Dia mengaku tidak selalu datang ke satu tempat. Bersama teman-temannya, Cynthia kerap berpindah lokasi agar suasana tetap terasa baru.
Beberapa ruang publik lain yang sering dikunjungi antara lain Alun-Alun Tuban, Abipraya Tuban, serta GOR Tuban.
Tempat-tempat tersebut dinilai nyaman untuk bersantai selepas aktivitas harian.
“Apalagi saat sore di bulan Ramadan. Setelah seharian beraktivitas, kami bisa langsung santai di sana sebelum pulang,” jelasnya.
Menurut Cynthia, kemudahan mendapatkan jajanan berbuka menjadi faktor penting saat memilih lokasi ngabuburit.
Dengan begitu, perjalanan pulang sekaligus dimanfaatkan untuk membeli takjil.
“Jadi sekalian jalan, sekalian cari makanan. Itu yang bikin suasana ngabuburit terasa lebih seru,” imbuhnya.
Pengunjung lain, Niswatun, juga memilih Abirama karena bisa menikmati pemandangan sekaligus berburu jajanan musiman.
Selama Ramadan, kawasan di ruang terbuka hijau sekitar Jalan RE Martadinata itu dipenuhi pedagang takjil yang tidak selalu ada pada hari biasa.
‘’Sambil pilih-pilih jajanan, karena kalau hari biasa tidak ada,” tuturnya.
Dia mengaku sempat berkeliling ke beberapa lokasi sebelum akhirnya singgah di Abirama untuk menunggu waktu berbuka.
“Di sini tinggal santai sambil menunggu waktu berbuka,” pungkasnya.(fud/ds)
Editor : Yudha Satria Aditama