RADARTUBAN-Sebagai seorang selebgram yang tengah digandrungi banyak orang, selebgram sekaligus influencer Fuji An membagikan pengalamannya yang kurang mengenakkan, saat menjadi bintang tamu dalam kanal YouTube pribadi Raditya Dika.
Obrolan bermula saat Fuji mengaku dirinya takut blunder setiap menjadi bintang tamu di setiap podcast.
Ia juga mengaku risih jika setiap obrolannya direkam, terlebih hal tersebut pernah dilakukan oleh oknum fans yang tidak bertanggungjawab.
"Sebenernya aku risi kalau direkam diam-diam," kata Fuji.
Kerisihan tersebut dirasakan Fuji karena setiap unggahan video terkait dirinya selalu diposting dengan caption yang mengundang spekulasi buruk terhadap dirinya.
Bahkan tak jarang Fuji dihujat akibat ulah oknum yang mengatakan bahwa dirinya adalah salah satu fans dari Fuji.
Terlebih Fuji selalu menerima resiko spekulasi liar tersebut hanya karena dirinya adalah sosok terkenal.
"Ya public figure juga manusia, ada capeknya," ucap Fuji.
Puncak emosi Fuji keluar saat dirinya direkam secara diam-diam oleh seorang ibu-ibu selama satu jam. Ia bahkan mengaku hampir ribut dengan ibu-ibu tersebut.
"Aku pernah loh, aku hampir pengin ribut karena aku direkam satu jam, Kak," ujar Fuji.
Mengetahui dirinya direkam secara diam-diam, Fuji mengaku dirinya sebenernya telah menolak dengan menunjukkan gesture tangan menolak secara baik-baik.
Si perekam kemudian menunjukkan gesture mengerti dengan kode yang diberikan oleh Fuji, namun ia tetap melanjutkan aksinya.
"Akhirnya aku naik emosi lah. Aku keluar dari kolam renang, aku turun. 'bu, saya enggak mau direkam, hapus sekarang,'" kata Fuji.
Emosi Fuji dan si perekam saling memuncak saat ada satpam yang memisahkan mereka berdua.
Fuji mengaku si perekam bersikukuh memilik hak merekam karena menggunakan ponsel pribadinya. Ia bahkan menantang Fuji berani melaporkan tindakannya kepada siapa.
"Ujung-ujungnya kami dipisahin sama satpam tiga. Karena orangnya ngeselin. 'Kan hape kita. Emang kenapa kalau direkam? Mau lapor apa?'ucap Fuji menirukan si perekam.
Mengetahui cerita Fuji tersebut, Raditya Dika sebagai seorang yang lebih senior memahami betul keinginan Fuji untuk dapat have fun, tanpa ada gangguan dari orang tak bertanggungjawab.
Fuji juga mengetahui betul resiko dirinya sebagai seorang public figure yang selalu dihadapkan dengan oknum fans tak bertanggungjawab.(*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni