RADARTUBAN - Seorang anak enam tahunu dicambuk ibu kandungnya sendiri di Medan, Sumatera Utara.
Anak perempuan berinisial KGJ, 6, mengalami puluhan luka pada punggungnya akibat dicambuk menggunakan gesper atau ikat pinggang oleh ibu kandungnya sendiri.
Dewi Tiffany Nisha, 38, yang terjadi di rumah pelaku dan korban di Jalan Pasar 1, Kecamatan Medan Sunggal, Jumat (20/9).
Pelaku juga memiliki anak laki-laki inisial V, 11, yang sempat menjadi korban, namun tidak separah yang dialami oleh KGJ.
Ternyata pelaku telah ditinggal oleh suaminya sejak 4 tahun, selama bertahun-tahun Dewi merawat kedua anaknya seorang diri.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Teddy Jhon Sahala menjelaskan kemarahan Dewi dipicu karena sang korban menghilangkan stiker sekolah miliknya. Pengakuan tersebut membuat pelaku naik pitam.
"Pengakuannya, korban membuat pelaku emosi karena ada hilang stiker dari sekolah," ucap Teddy, dikutip dari tribunnews.com.
Teddy juga menambahkan bahwa korban telah dititipkan di tempat penitipan anak. Sedangkan yang laki-laki inisial V dititipkan ke ayahnya.
"Sekarang sudah dititipkan, yang laki-laki ke ayahnya, yang perempuan ke tempat penitipan anak," ujarnya.
Korban juga akan menjalani perawatan karena sejumlah luka akibat penganiayaan itu.
"Ada bekas luka pukulan yang kita lihat masih memar. Jadi, butuh waktu untuk pulih kembali," tambah Teddy.
Sebagai informasi bahwa kasus ibu cambuk anak di Medan mulai terbongkar saat korban menceritakan kronologi kepada guru lesnya.
Guru tersebut kemudian melaporkan kejadian ini ke polisi hingga DTN ditangkap pada Selasa (24/9).
Pelaku telah ditahan untuk menjalani proses hukum yang berlaku. Dewi dijerat Pasal 44 ayat 1 UU RI No 23 Tahun 2004 dan atau Pasal 80 ayat 1 Subs ayat 2 Jo 76 C UU RI No 23 Tahun 2002. Ibu dua anak ini diancam hukuman 5 tahun penjara. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama