Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kelas Online Semakin Banyak, tapi Apakah Kompetensi Ikut Bertambah?

M
Penulis: M. Afiqul Adib❯
Membahas fenomena maraknya kelas online, kemudahan mendapatkan sertifikat, serta pertanyaan besar: apakah benar kompetensi seseorang ikut bertambah atau hanya berhenti di tahap konsumsi konten. (Compagnons/Unsplash)
Membahas fenomena maraknya kelas online, kemudahan mendapatkan sertifikat, serta pertanyaan besar: apakah benar kompetensi seseorang ikut bertambah atau hanya berhenti di tahap konsumsi konten. (Compagnons/Unsplash)

Advertisement

RADARTUBAN - Era belajar yang semakin fleksibel membuat siapa pun kini bisa mengakses ilmu dari mana saja.

Kelas online hadir dengan berbagai topik, mulai dari pengembangan diri, keterampilan kerja, hingga hobi. 

Fleksibilitas ini memberi kesempatan luas bagi masyarakat untuk belajar tanpa batas ruang dan waktu.

Advertisement

Namun, sertifikat semakin mudah didapatkan. Banyak platform menyediakan sertifikat sebagai bukti partisipasi, meski tidak selalu mencerminkan penguasaan skill. Sertifikat menjadi simbol pencapaian, tetapi belum tentu kompetensi nyata.

Di sinilah letak perbedaan antara belajar dan benar-benar menguasai skill. Menonton video atau mengikuti kelas tidak otomatis membuat seseorang ahli. Kompetensi membutuhkan latihan, pengalaman, dan penerapan nyata.

Advertisement

Sayangnya, banyak orang berhenti di tahap menonton. Mereka merasa sudah belajar hanya dengan menyelesaikan modul, padahal tanpa praktik, ilmu akan cepat hilang.

Pentingnya praktik dan pengalaman nyata tidak bisa digantikan. Skill baru hanya akan melekat jika diterapkan dalam kehidupan sehari-hari atau pekerjaan.

Selain itu, kompetensi tidak dibangun dalam semalam. Butuh konsistensi, kesabaran, dan proses panjang. Kelas online hanyalah pintu masuk, bukan jalan pintas menuju keahlian.

Karena itu, belajar online efektif jika diiringi konsistensi. Dengan disiplin berlatih, mencari pengalaman nyata, dan terus mengasah kemampuan, kelas online bisa benar-benar meningkatkan kompetensi.

Kelas online memang membuka akses belajar yang luas, tetapi kompetensi tidak otomatis bertambah hanya dengan menonton.

Advertisement
Editor : Yudha Satria Aditama
Sumber : Radar Tuban
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar TubanIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bagi Beryl Anargya Lituhayu, Public Speaking Jadi Kunci Sukses di Era Digital

Bagi Beryl Anargya Lituhayu, Public Speaking Jadi Kunci Sukses di Era Digital

Mahasiswa Universitas Airlangga Beryl Anargya Lituhayu menilai public speaking menjadi keterampilan penting yang menentukan kesuksesan di era digital.

BRImo Raih Penghargaan Digital Innovation in Business Transformation di Ajang Digital Innovation Awards 2026

BRImo Raih Penghargaan Digital Innovation in Business Transformation di Ajang Digital Innovation Awards 2026

Transformasi digital BRI lewat BRImo sukses hadirkan transaksi aman sekaligus perkuat inklusi serta literasi keuangan masyarakat.

Daftar Media Sosial Terpopuler 2026: Facebook Masih Rajai Dunia Digital, TikTok dan Threads Melejit Tajam

Daftar Media Sosial Terpopuler 2026: Facebook Masih Rajai Dunia Digital, TikTok dan Threads Melejit Tajam

Facebook masih jadi media sosial terbesar 2026, sementara TikTok dan Threads menunjukkan pertumbuhan paling pesat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer