Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Apa Itu Deja Vu dan Jamais Vu: Fenomena Aneh yang Pernah Kamu Rasakan hingga Bingung

Bihan Mokodompit • Selasa, 3 Februari 2026 | 11:10 WIB
Ilustrasi orang deja vu.
Ilustrasi orang deja vu.

RADARTUBAN - Deja vu adalah fenomena memori yang paling sering dialami manusia ketika otak memberikan rasa pernah mengalami sesuatu padahal baru terjadi sekarang.

Déjà vu disebut juga “sudah dilihat” dari bahasa Perancis, dan sering muncul tiba-tiba saat menjalani pengalaman baru namun terasa sangat familiar.

Fenomena déjà vu ini banyak dialami orang di seluruh dunia, dari remaja hingga dewasa, tanpa indikasi kondisi kesehatan yang serius dalam pengalaman normalnya.

Apa Itu Deja Vu?

Déjà vu adalah sensasi kuat bahwa kita sudah mengalami situasi tertentu di masa lalu, padahal itu baru terjadi.

Percobaan serta penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang pernah merasakan déjà vu setidaknya satu kali dalam hidupnya.

Fenomena ini biasanya berlangsung beberapa detik dan hilang begitu saja tanpa tanda bahaya.

Otak yang sehat dapat mengalami kejadian ini karena kesalahan pemrosesan memori singkat yang memberi kesan bahwa pengalaman baru sebenarnya pernah terjadi sebelumnya.

Penyebab Déjà Vu

Penyebab pasti dari déjà vu masih menjadi misteri ilmu saraf, tetapi para peneliti sepakat bahwa fenomena ini terkait dengan cara kerja sistem memori di otak.

Ketika bagian memori mendeteksi sebuah pengalaman, otak terkadang mengirim sinyal “familiar” terlalu cepat sehingga kita merasa sudah pernah berada di situasi itu sebelumnya.

Beberapa faktor yang sering dihubungkan dengan kejadian déjà vu adalah:

* Stres dan kelelahan otak.

* Usia muda dan kemampuan memori yang aktif.

* Perjalanan atau pengalaman baru yang mirip dengan situasi terdahulu.

* Kegiatan mimpi yang kemudian dikenang samar-samar.

Bahaya atau Hanya “Kelebihan Otak”?

Secara umum, déjà vu bukanlah kondisi berbahaya atau gangguan kesehatan mental.

Pengalaman ini sering muncul pada orang sehat tanpa penyakit neurologis.

Namun, jika déjà vu muncul terlalu sering atau disertai halusinasi dan gejala kejang, sebaiknya diskusikan dengan profesional medis karena bisa menjadi tanda kondisi otak tertentu.

Jamais Vu: Kebalikan dari Déjà Vu yang Jarang Dipahami

Fenomena yang berlawanan dengan déjà vu disebut jamais vu, yang dari bahasa Perancis berarti “belum pernah dilihat”.

Berbeda dengan déjà vu, jamais vu membuat pengalaman yang familiar terasa benar-benar asing atau tidak dikenal.

Apa Itu Jamais Vu?

Jamais vu adalah sensasi ketika seseorang melihat sesuatu yang sudah sangat sering dialami atau dilihat, tetapi tiba-tiba terasa seolah belum pernah bertemu sebelumnya.

Situasi ini bisa terjadi saat mengenali wajah orang terdekat seperti anggota keluarga, namun secara tiba-tiba wajah tersebut terasa asing.

Penelitian tentang jamais vu menunjukkan bahwa fenomena ini bisa dipicu oleh kelelahan otak, pemrosesan kata atau objek berulang-ulang, atau perubahan di area otak yang mengatur ingatan dan pengenalan.

Contoh Jamais Vu dalam Kehidupan Sehari-hari

Salah satu cara sederhana yang membuat orang mengalami jamais vu adalah ketika berulang kali menulis atau melihat satu kata berulang dalam waktu singkat sehingga kata itu terasa tidak bermakna.

Contohnya, setelah menulis kata “pintu” sebanyak puluhan kali dalam satu menit, beberapa orang justru mulai meragukan apakah kata tersebut benar-benar ada atau bukan.

Pengalaman lain yang sering dilaporkan adalah ketika seseorang melihat sebuah tempat yang sangat sering dikunjungi, lalu dalam sekejap berubah terasa seperti tempat orang lain yang belum pernah dikunjungi sebelumnya.

Apakah Jamais Vu Berbahaya?

Seperti déjà vu, jamais vu biasanya bukan tanda penyakit serius apabila hanya muncul sesekali dan singkat. Namun pada beberapa kondisi tertentu, fenomena ini juga dapat muncul pada gangguan neurologis atau kelelahan mental yang ekstrem.

Perbedaan Utama Déjà Vu dan Jamais Vu

* Déjà vu adalah pengalaman baru tetapi terasa seperti sudah pernah dialami.

* Jamais vu adalah pengalaman lama yang tiba-tiba terasa asing.

* Keduanya berhubungan dengan cara otak memproses memori dan pengenalan, meskipun arah sensasi mereka berlawanan.

Kesimpulan

Fenomena déjà vu dan jamais vu menunjukkan betapa kompleksnya sistem otak manusia dalam mengatur ingatan dan kesadaran.

Kedua fenomena ini adalah bagian alami dari pengalaman psikologis yang kadang tidak sepenuhnya dimengerti oleh ilmu modern, namun memberikan wawasan menarik tentang bagaimana memori dan perasaan familiaritas bekerja. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#deja vu #fenomena #jamais vu