Inggris Luncurkan Kampanye Be Ready, Warga Diminta Siaga Hadapi Gangguan Layanan Publik


RADARTUBAN - Pemerintah Inggris meminta setiap rumah tangga memiliki persediaan kebutuhan pokok untuk menghadapi kemungkinan keadaan darurat selama tiga hari.
Imbauan ini mencakup persiapan makanan, air minum, serta kebutuhan dasar lainnya jika layanan penting seperti listrik, air bersih, telepon, dan internet mengalami gangguan.
Panduan tersebut diperkenalkan melalui kampanye nasional bertajuk Be Ready atau Bersiaplah yang diumumkan pada Kamis (22/10).
Program ini mengajak masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat melalui langkah sederhana yang bisa dilakukan tanpa biaya besar.
Kampanye tersebut dirancang berlangsung selama tiga tahun. Pemerintah Inggris menekankan bahwa persiapan menghadapi krisis tidak harus membutuhkan pengeluaran tambahan.
Baca Juga: Mengenal Muhammad Aji Saka, Siswa DKV SMKN 2 Tuban yang Kuasai AI dan Fasih Bahasa Inggris
Setiap keluarga dapat memulainya dengan memanfaatkan kebutuhan yang sudah tersedia di rumah.
Peluncuran program ini tidak terlepas dari pengalaman Inggris menghadapi sejumlah kejadian ekstrem. Badai musim dingin dan kebakaran hutan pada musim panas tahun ini menjadi pengingat bahwa bencana dapat mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk akses terhadap layanan dasar.
Warga Diminta Memiliki Persediaan Darurat
Salah satu poin utama dalam panduan Be Ready adalah menyediakan makanan yang tahan lama dan air minum kemasan untuk memenuhi kebutuhan selama tiga hari.
Selain menyiapkan stok kebutuhan pokok, masyarakat juga dianjurkan mendaftarkan diri ke Priority Services Register.
Layanan gratis ini memungkinkan perusahaan penyedia gas, air, dan listrik mengetahui pelanggan yang membutuhkan bantuan tambahan ketika terjadi keadaan darurat.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




