RADARTUBAN - Untuk pertama kalinya, Pangeran William menceritakan pengalaman berharga di masa kanak-kanak bersama Ibu dan Harry, di tengah permasalahan menahun keluarganya.
Ingatan itu dikenang dalam film dokumenter bertajuk "Prince William: We Can End Homelessness," di mana William mengungkapkan momen mengesankan saat berada di sebuah lembaga amal di Inggris, The Passage.
William yang kini merupakan Pangeran Wales itu mengingat betapa kunjungannya ke lembaga bersama ibunya, Putri Diana, dan saudaranya, Pangeran Harry, sangat mempengaruhi pemahaman dia terhadap lingkungan sosial.
"Saya diajak oleh ibu saya ke The Passage, saat itu mungkin saya berusia 10 atau 11 tahun. Saya merasa sedikit cemas tentang apa yang akan saya temui," kenangnya, mengutip Marca pada Senin (28/10).
William menggambarkan bagaimana ibunya membuat suasana menjadi lebih santai dengan tawa dan candaan, meskipun dia menyadari bahwa situasi di sekitar mereka tidak mudah.
"Saya berpikir jika semua orang tidak memiliki rumah, mereka pasti sangat sedih," lanjutnya.
William terkejut melihat betapa bahagianya orang-orang di tempat penampungan tersebut. Dirinya berbicara dan bermain catur dengan para penghuni, yang menyadarkannya bahwa setiap orang punya kisah hidup masing-masing.
"Ketika masih kecil anda hanya melihat kehidupan seperti apa yang ada di depan Anda. Anda tidak memiliki pemahaman tentang realitas di luar itu," ungkapnya.
William mengenangnya, terlebih keberadaan tunawisma mempengaruhi lebih dari 100 ribu anak di Inggris setiap tahunnya, sementara 12 juta orang lainnya berjuang melawan kemiskinan ekstrem.
"Pertemuan dengan orang-orang dan berbagi tentang cerita sulit mereka, memberikan perspektif baru. Mendengar seseorang mengatakan, 'Saya tidur di jalanan semalam,' sungguh membuka mata saya," ucap Wiliam haru.
Pengalaman ini juga menjadi momen langka bagi William untuk membahas hubungannya dengan Pangeran Harry yang tampak dingin bertahun-tahun karena perselisihan di antara mereka.
Ungkapan Wiliam tersebut mungkin pertama kalinya disampaikan sejak Harry memilih untuk keluar dari istana untuk pindah ke California dan mundur dari tugas-tugas kerajaan. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama