Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Pernahkah Berpikir Berapa Jumlah Populasi yang Ada di Dunia Ini, Berikut Penjelasanya

M Robit Bilhaq • Senin, 31 Maret 2025 | 21:05 WIB
Pernah berpikir tentang seberapa banyak jumlah penduduk di bumi, ternyata ada penelitian yang membahas ini.
Pernah berpikir tentang seberapa banyak jumlah penduduk di bumi, ternyata ada penelitian yang membahas ini.

RADARTUBAN - Jumlah manusia di Bumi selama ini diperkirakan mencapai sekitar 8,2 miliar jiwa.

Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa sebenarnya angka tersebut bisa saja jauh lebih tinggi.

Salah satu alasannya yaitu dikarenakan data yang tercatat memungkinkan kurangnya perhitungan jumlah penduduk yang tinggal di wilayah pedesaan.

Para peneliti dari Aalto University, Finlandia, melakukan percobaan analisis kepada lima kumpulan data populasi global yang sering digunakan, yaitu WorldPop, GWP, GRUMP, LandScan, dan GHS-POP.

Para peneliti itu menemukan bahwasanya data yang telah tercatat tersebut memiliki potensi tidak mencakup antara 53 persen hingga 84 persen dari jumlah populasi yang tinggal di daerah pedesaan.

Bahkan, kumpulan data yang dianggap paling akurat dari tahun 2010 pun diketahui telah meremehkan populasi pedesaan dalam rentang 32 persen hingga 77 persen.

Mengingat sekitar 43 persen manusia saat ini tinggal di pedesaan, maka ada kemungkinan besar bahwa estimasi populasi global saat ini kurang akurat.

Namun, seberapa besar selisihnya masih menjadi pertanyaan yang belum terjawab oleh para peneliti.

Josias Láng-Ritter, seorang peneliti pascadoktoral di Aalto University dan penulis utama studi ini, menyatakan bahwa penelitian mereka untuk pertama kalinya membuktikan bahwa sebagian besar penduduk di daerah pedesaan mungkin tidak tercatat dalam data populasi global.

Temuan dari hasil penelitian mereka ternyata cukup mengejutkan karena menunjukkan bahwa jumlah penduduk yang tinggal di pedesaan ternyata jauh lebih tinggi dibandingkan yang tercantum dalam data global.

Tergantung pada kumpulan data yang digunakan, penduduk pedesaan telah diremehkan antara 53 persen hingga 84 persen selama periode penelitian.

Hal ini cukup mengkhawatirkan, mengingat data tersebut telah digunakan dalam ribuan penelitian dan pengambilan kebijakan, meskipun keakuratannya belum dievaluasi secara sistematis.

Untuk memahami kondisi planet ini dengan lebih baik, masalah kesenjangan pada data populasi dunia ini harus segera diatasi.

Pemetaan jumlah penduduk yang lebih akurat tentunya akan bermanfaat yaitu membantu dalam alokasi sumber daya yang lebih efisien, perencanaan infrastruktur yang lebih baik, serta pemahaman yang lebih mendalam tentang kehidupan manusia.

Di berbagai negara, data nasional sering kali tidak cukup tersedia sehingga mereka mengandalkan peta populasi global untuk membuat keputusan.

Sperti menentukan kebutuhan akan jalan beraspal, rumah sakit, obat-obatan, atau memperkirakan jumlah orang yang berpotensi terdampak bencana alam seperti gempa bumi dan banjir.

Láng-Ritter mengatakan akan pentingnya diskusi yang lebih kritis mengenai penggunaan peta populasi global, baik pada masa lampau maupun masa depan.

Agar masyarakat pedesaan juga mendapatkan akses yang setara terhadap layanan dan sumber daya. Hasil penelitian ini telah terbit dalam jurnal Nature Communications, seperti yang dilaporkan oleh IFLScience. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#populasi global #penulis #penelitian #aalto university #finlandia #jumlah manusia