RADARTUBAN- Ulama Syiah paling berpengaruh di Irak, Ayatollah Agung Ali Sistani, menyampaikan peringatan keras kepada komunitas internasional.
Peringatan ini terkait ancaman serius terhadap Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran.
Menurut Sistani, setiap bentuk serangan terhadap tokoh spiritual dan politik tertinggi Iran dapat memicu instabilitas besar di kawasan Timur Tengah.
Pernyataan ini muncul saat tensi antara Iran dan Israel terus memanas.
Sebelumnya, serangan tiba-tiba Israel ke sejumlah lokasi strategis militer dan nuklir Iran mengakibatkan kematian beberapa petinggi negara tersebut.
Sebagai respons, Iran meluncurkan ratusan rudal ke wilayah Israel, memperluas konflik hingga menimbulkan kekhawatiran akan pecahnya perang kawasan.
Ayatollah Sistani menyerukan agar negara-negara dunia segera bertindak untuk meredam ketegangan dan mendorong jalur diplomasi, terutama dalam isu sensitif seperti program nuklir Iran.
Ia menekankan bahwa jika konflik terus dibiarkan berkembang, dampaknya akan semakin memperparah penderitaan rakyat sipil dan mengguncang kestabilan regional.
Kondisi menjadi semakin rumit setelah Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengisyaratkan kemungkinan melakukan serangan langsung terhadap Khamenei.
Serangan tersebut ditujukan dengan dalih untuk menghentikan konflik yang berlarut-larut.
Di tengah meningkatnya eskalasi, dukungan terhadap Iran mulai terlihat di beberapa negara Timur Tengah, termasuk Irak dan Lebanon.
Kelompok Hizbullah, yang dikenal dekat dengan Iran, juga mengeluarkan peringatan bahwa ancaman terhadap Khamenei dapat memicu reaksi luas dan membawa konsekuensi serius bagi kestabilan kawasan.
Saat ini, kawasan Timur Tengah berada dalam situasi yang sangat rentan.
Potensi keterlibatan kelompok bersenjata pro-Iran di berbagai negara menambah risiko meluasnya konflik dan menciptakan ketegangan regional yang lebih dalam. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni