Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Iran Menyerang Israel, Benarkah Jadi Tanda Kiamat? Begini Penjelasannya

Muhammad Rizqi Mustofa Kamal • Rabu, 25 Juni 2025 | 01:23 WIB
Perang di Timur Tengah kembali mengangkat tafsir hadis soal kiamat.
Perang di Timur Tengah kembali mengangkat tafsir hadis soal kiamat.

RADARTUBAN - Konflik antara Iran dan Israel yang telah berlangsung selama 12 hari ini telah mengakibatkan kerusakan pada pemukiman, fasilitas nuklir, dan pangkalan militer.

Perang ini juga telah menelan ratusan korban jiwa dan melukai ribuan orang. Ketegangan meningkat setelah Amerika Serikat (AS) terlibat dengan menyerang tiga fasilitas nuklir Iran pada Minggu (22/6).

Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan rudal ke pangkalan militer AS di Qatar pada Senin (23/6).

Menurut laporan dari Reuters, serangan Iran ini berpotensi memperluas konflik yang dimulai pada 13 Juni 2025 dengan serangan Israel ke Iran.

Seiring situasi yang semakin memanas, muncul pertanyaan mengenai apakah konflik ini tercatat dalam hadits akhir zaman.

Salah satu hadits yang dijelaskan oleh Ibnu Katsir dalam An-Nihayah menyebutkan bahwa kiamat tidak akan terjadi sebelum enam peristiwa setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW. Salah satunya adalah perang antara umat Islam dan Bani Ashfar.

Dalam hadits tersebut, Rasulullah SAW bersabda:

"Hitunglah enam peristiwa menjelang Kiamat: kematianku, penaklukan Baitul Maqdis, kematian yang menyergap bagaikan buduk kambing, harta yang melimpah, huru-hara yang memasuki setiap rumah dari bangsa Arab, dan gencatan senjata antara kalian dan Bani Ashfar yang kemudian akan mengkhianati."

Di akhir zaman, umat Islam diprediksi akan berperang melawan Yahudi.

Sebagaimana diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, di mana Rasulullah SAW bersabda bahwa Kiamat tidak akan terjadi sebelum kaum Muslim memerangi kaum Yahudi, hingga mereka bersembunyi di balik batu dan pohon.

Selain itu, disebutkan bahwa lokasi kaum Muslim dalam pertempuran akhir zaman terletak di Ghauthah, dekat Damaskus, Suriah.

Peperangan ini akan berlangsung dalam beberapa periode dan akan berakhir setelah terbunuhnya Dajjal oleh Nabi Isa AS.

Penting diketahui bahwa mengetahui tanda-tanda kiamat bukan untuk menebak waktu datangnya hari akhir, melainkan sebagai peringatan agar umat manusia bersiap dan memperbaiki amal.

Dalam Al-Qur'an ditegaskan bahwa tidak ada satu makhluk pun yang mengetahui kapan kiamat akan terjadi kecuali Allah SWT.

"Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu di sisi Allah..." (QS. Luqman: 34)

Dengan memahami tanda-tanda kiamat, umat Islam diharapkan bisa lebih waspada terhadap godaan dunia dan senantiasa meningkatkan ketakwaan. (*)

 

Editor : Yudha Satria Aditama
#kiamat #ketegangan #zaman #iran #Israel #umat