RADARTUBAN - Pembalap asal Belanda, Max Verstappen akan memulai musim F1 2026 dengan identitas baru.
Verstappen memastikan dia tidak akan memakai nomor 1 setelah gagal mempertahankan gelar juara dunia F1 2025 yang direbut oleh Lando Norris.
Sejak tahun 2022, Verstappen telah identik dengan angka 1 yang menempel di mobil balapnya. Angka tersebut menjadi status juara dunia di ajanh bergengsi itu.
Hanya saja aturan FIA menyebut nomor tersebut hanya boleh digunakan oleh sang juara dunia pada musim sebelumnya, meskipun bersifat opsional.
Norris sebagai juara dunia musim ini dipastikan akan memakai nomor wahid tersebut pada musim depan, sehingga Verstappen harus memilih nomor lain.
Hal menariknya adalah Verstappen tidak kembali ke nomor lamanya, yakni 33 yang telah dia gunakan sejak debut di F1 tahun 2015. Sebagai gantinya, dia memilih nomor 3 sebagai identitas barunya.
Keputusan ini dimungkinkan mengingat FIA merevisi aturan dimana pembalap kini dapat merevisi nomor permanen di tengah karir balapnya.
"Itu bukan nomor 33, nomor favorit saya selalu 3 selain nomor 1," ungkapnya.
Dia juga menambahkan bahwa satu angka 3 lebih pas jika dibandingkan dengan dua angka 3.
"Tidak ada masalah dengan nomor 33, tetapi saya lebih suka satu angka 3 daripada dua angka 3," tambahnya.
"Saya selalu mengatakan itu (nomor 33) mewakili kebahagiaan ganda, tetapi tentu saja, saya sudah beruntung di F1," tutup Max.
Selain bagi Verstappen, nomor 3 juga memiliki makna khusus bagi Red Bull. Pasalnya angka tersebut sempat digunakan oleh Daniel Ricciardo sejak 2014 hingga 2024, termasuk saat menjadi rekan satu tim Verstappen.
Dengan memperoleh restu dari Ricciardo dan FIA, Verstappen resmi mengambil alih nomor tersebut mulai F1 musim 2026.
Peralihan nomor ini menjadi bagian dari babak baru Verstappen, yang memasuki era regulasi anyar F1 usai kalah tipis dua poin dari Norris, sekaligus menyambut kehadiran rekan setim barunya, Isack Hadjar, di Red Bull musim depan. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni