Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Semakin Panas! Trump Sebut Serangan ke Kolombia Terdengar Bagus, Dunia Waspada

M Robit Bilhaq • Senin, 5 Januari 2026 | 18:50 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

RADARTUBAN - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali mencuri perhatian dunia dengan melontarkan ancaman penggunaan kekuatan militer, yang kali ini secara spesifik diarahkan kepada Kolombia.

Saat diwawancara dengan para jurnalis pada Minggu (4/1) waktu setempat, Trump mengatakan secara terang-terangan bahwa opsi untuk menjalankan operasi militer terhadap pemerintahan Kolombia merupakan langkah yang menurut sudut pandangnya bagus.

Pernyataan kontroversial tersebut diberikan Trump saat berada di dalam pesawat kepresidenan Air Force One.

Trump melempar tudingan tajam yang dialamatkan kepada pemerintah Kolombia, yang secara implisit tertuju pada kepemimpinan Presiden Gustavo Petro.

Trump menyebut kondisi Kolombia sedang sangat memprihatinkan dan dipimpin oleh sosok yang di klaim terlibat dalam produksi serta distribusi kokain ke wilayah Amerika Serikat.

Trump juga menegaskan bahwa situasi tersebut tidak akan dibiarkan berlangsung lebih lama lagi.

Trump memberikan jawaban singkat yang mengiyakan ketertarikannya pada opsi tersebut saat diwawancara awak media.

Ancaman ini muncul di tengah eskalasi konflik yang memanas antara Amerika Serikat dengan beberapa negara di kawasan Amerika Latin, setelah Washington melakukan aksi dramatis dengan menangkap Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, ketegangan tersebut akhirnya memuncak.

Dalam operasi tersebut, militer Amerika Serikat berhasil meringkus Maduro dan segera membawanya ke New York untuk menjalani proses hukum terkait tuduhan perdagangan gelap narkotika.

Hingga saat ini, pihak Gedung Putih belum memberikan penjelasan mendalam apakah komentar Trump tersebut merupakan bagian dari strategi kebijakan luar negeri yang terencana atau sekadar retorika politik belaka.

Selain itu, belum ada klarifikasi mengenai jenis intervensi militer yang dipikirkan, maupun landasan hukum internasional yang akan digunakan sebagai pembenaran jika aksi tersebut benar-benar direalisasikan.

Di sisi lain, otoritas pemerintah Kolombia terpantau belum merilis pernyataan atau reaksi resmi untuk menanggapi gertakan dari Trump tersebut.

Ancaman ini diprediksi akan menimbulkan keresahan baru di kawasan regional, mengingat kebijakan keras Amerika Serikat yang mengatasnamakan pemberantasan narkoba tengah menjadi sorotan tajam di dunia internasional. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#kolombia #Presiden Gustavo Petro #venezuela #donald trump