RADARTUBAN - Saat ini Kondisi geopolitik dunia tengah berada dalam fase yang sangat krusial menyusul meletusnya pertempuran di berbagai belahan dunia.
Gejolak yang terjadi di benua Eropa ditambah dengan eskalasi yang terus meruncing di kawasan Timur Tengah menimbulkan kekhawatiran kolektif akan potensi terjadinya konflik berskala global yang jauh lebih destruktif.
Terdapat beberapa negara dan titik wilayah tertentu yang diprediksi tetap stabil dan terjaga keamanannya seandainya peristiwa Perang Dunia 3 benar-benar terjadi.
Berikut dibawah ini adalah daftar negara yang dianggap sebagai tempat berlindung yang paling aman.
1. Antartika
Daerah pertama yang disebutkan adalah Antartika, sebuah wilayah yang menyandang status sebagai tempat paling dingin di dunia yang kerap menjadi destinasi bagi para pencinta wisata petualangan.
Walaupun Antartika berada sangat jauh dari pusat-pusat pertikaian militer, tantangan lingkungan yang ekstrem di benua es ini membuatnya kurang ideal jika dijadikan sebagai tempat menetap jangka panjang.
2. Argentina
Banyak pandangan dari para pakar, menyebutkan bahwa seandainya senjata nuklir digunakan dalam peperangan, Argentina berpotensi menjadi salah satu lokasi teraman di dunia.
Hal tersebut dikarenakan, bukan hanya karena letak geografisnya yang terisolasi dari target-target serangan nuklir utama, namun juga karena negara Argentina memiliki keunggulan dalam ketersediaan bahan pangan yang kuat, seperti tanaman gandum.
3. Bhutan
Semenjak meresmikan keanggotaannya di Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 1971, Bhutan telah menetapkan posisinya sebagai negara yang netral.
Selain komitmen politiknya, struktur wilayahnya yang terkurung daratan serta didominasi oleh pegunungan tinggi menyebabkan Bhutan sulit dijangkau oleh konflik bersenjata berskala besar.
4. Cili
Sama halnya dengan Argentina, Cili dianggap aman karena memiliki cadangan komoditas pangan yang melimpah serta lokasinya yang jauh dari pusat ketegangan dunia.
Di samping itu, Cili juga diakui sebagai salah satu negara dengan tingkat kemajuan paling pesat di kawasan Amerika Selatan.
5. Fiji
Fiji dikategorikan sebagai salah satu lokasi paling terpencil di planet ini, dengan jarak sekitar 2.700 mil dari Australia sebagai negara tetangga terdekatnya.
Fiji adalah kepulauan yang memperoleh penilaian yang baik dalam Indeks Perdamaian Global, didukung pula oleh fakta bahwa kekuatan militernya sangat kecil, yakni hanya berjumlah sekitar 6.000 anggota.
6. Greenland
Sebagai pulau terbesar di muka bumi yang berada di bawah kedaulatan Denmark, Greenland memiliki posisi yang sangat terisolasi.
Dengan jumlah penduduk yang hanya sekitar 56.000 jiwa, wilayah yang sepi ini dinilai hampir mustahil untuk menjadi target prioritas dalam operasi militer global.
7. Islandia
Secara konsisten Islandia menduduki jajaran atas dalam Indeks Perdamaian Global.
Selain letaknya yang terpencil, Islandia memiliki ketahanan yang luar biasa berkat kekayaan sumber daya air tawar, hasil laut yang melimpah.
Serta kemandirian energi melalui sumber terbarukan.
Hal ini membuat Islandia tetap mampu bertahan meskipun jalur perdagangan dunia terganggu akibat perang.
8. Indonesia
Indonesia turut masuk ke dalam daftar ini karena prinsip politik luar negerinya yang konsisten pada sikap netral, atau yang dikenal dengan Gerakan Non Blok.
Prinsip diplomasi yang bebas dan aktif ini pertama kali dideklarasikan oleh Presiden Soekarno pada tahun 1948, yang memungkinkan Indonesia tidak berpihak dalam pertarungan kekuatan besar.
9. Selandia Baru
Selandia Baru dikenal sebagai negara yang sangat jarang melibatkan diri atau ikut campur dalam sengketa yang terjadi antarnegara lain, menjadikannya zona yang relatif damai.
10. Afrika Selatan
Negara ini didukung oleh ketersediaan air, sumber pangan yang cukup, serta infrastruktur yang sudah modern.
Walaupun begitu, posisi politiknya sempat menjadi sorotan dalam beberapa waktu terakhir.
Afrika Selatan pernah menghadapi tuduhan memiliki kedekatan dengan Rusia di tengah invasi ke Ukraina, meskipun secara resmi menyatakan netral.
Selain itu, Afrika Selatan juga mengambil langkah berani dengan membawa isu genosida terhadap Israel ke Mahkamah Internasional.
11. Swiss
Dalam urusan kenetralan Swiss telah menjadi ikon dunia. Sikap teguh untuk tidak memihak dalam konflik internasional mana pun telah dipertahankan oleh pemerintah Swiss selama kurang lebih dua abad terakhir.
12. Tuvalu
Terletak jauh di Samudra Pasifik di antara Australia dan Hawaii, Tuvalu merupakan negara kecil yang sangat terisolasi.
Tuvalu dianggap bukan merupakan target yang menguntungkan secara strategis bagi pihak-pihak yang sedang berperang karena jumlah penduduknya hanya mencapai 11.000 orang. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama