RADARTUBAN - Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka bertanya-tanya apakah Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, masih hidup.
Ia menyoroti fakta bahwa Khamenei tidak pernah muncul di depan publik sejak diangkat.
Pernyataan Kontroversial Trump
Dalam wawancara dengan NBC News, Trump menyatakan belum menemukan bukti janji tentang kondisi pria berusia 56 tahun tersebut.
Trump juga berspekulasi bahwa Khamenei sebaiknya menyerah jika memang masih hidup, meski menyebut laporan kematian sebagai rumor.
Mojtaba Khamenei naik menjadi Pemimpin Tertinggi Iran setelah kematian ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, akibat serangan gabungan AS dan Israel pada (28/2).
Sejak pelantikan awal Maret, ia belum tampil ke publik, memicu berbagai spekulasi domestik dan internasional.
Media pemerintah Iran menyebutnya sebagai veteran yang terluka dalam konflik, meskipun pejabat seperti Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi dikatakan cedera serius.
Tanggapan Iran dan Dampak Geopolitik
Pemerintah Iran menegaskan kondisi Khamenei stabil, dengan Presiden Anak Masoud Pezeshkian berupaya meredam rumor.
Sementara itu, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth pernah mengklaim Khamenei cacat permanen.
Pernyataan Trump ini muncul di tengah ketegangan perang yang memicu serangan balasan Iran terhadap pangkalan AS di Teluk. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni