Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Presiden AS Donald Trump Mempertanyakan Keberadaan Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

Ika Nur Jannah • Senin, 16 Maret 2026 | 21:05 WIB

 

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump

RADARTUBAN - Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka bertanya-tanya apakah Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, masih hidup.

Ia menyoroti fakta bahwa Khamenei tidak pernah muncul di depan publik sejak diangkat.

Pernyataan Kontroversial Trump

Dalam wawancara dengan NBC News, Trump menyatakan belum menemukan bukti janji tentang kondisi pria berusia 56 tahun tersebut.

Trump juga berspekulasi bahwa Khamenei sebaiknya menyerah jika memang masih hidup, meski menyebut laporan kematian sebagai rumor.

Mojtaba Khamenei naik menjadi Pemimpin Tertinggi Iran setelah kematian ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, akibat serangan gabungan AS dan Israel pada (28/2).

Sejak pelantikan awal Maret, ia belum tampil ke publik, memicu berbagai spekulasi domestik dan internasional.

Media pemerintah Iran menyebutnya sebagai veteran yang terluka dalam konflik, meskipun pejabat seperti Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi dikatakan cedera serius.

Tanggapan Iran dan Dampak Geopolitik

Pemerintah Iran menegaskan kondisi Khamenei stabil, dengan Presiden Anak Masoud Pezeshkian berupaya meredam rumor.

Sementara itu, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth pernah mengklaim Khamenei cacat permanen.

Pernyataan Trump ini muncul di tengah ketegangan perang yang memicu serangan balasan Iran terhadap pangkalan AS di Teluk. (*)

 

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#pemimpin tertinggi iran #presiden amerika serikat #Mojtaba Khamenei #donald trump #ayatollah ali khamenei