Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hidup Sehat dan Seimbang bersama Srawung Sasmita: Wadah Mengenali Diri Sendiri Secara Emosi

Hardiyati Budi Anggraeni
Peserta Srawung Sasmita saat mengikuti sesi kegiatan bersama dengan Padma Adhi Sandjaya, praktisi wellness di tepi pantai D’Cemara Beach Resto and Café pada Minggu (24/5) lalu. (M. ROBIT BILHAQ/RADAR TUBAN)
Peserta Srawung Sasmita saat mengikuti sesi kegiatan bersama dengan Padma Adhi Sandjaya, praktisi wellness di tepi pantai D’Cemara Beach Resto and Café pada Minggu (24/5) lalu. (M. ROBIT BILHAQ/RADAR TUBAN

Advertisement

RADARTUBAN – Suasana berbeda terlihat di D’Cemara Beach Resto and Cafe, Minggu (24/5). Puluhan peserta mengenakan pakaian putih serta kain batik terlihat antusias mengikuti kelas meditasi yang digelar Srawung Sasmita.

Kegiatan kolaborasi dr. Ratna Ernawati dengan Event Organizer Castle ini menjadi wadah untuk lebih mengenali diri sendiri secara emosi.

Advertisement

Co Founder Srawung Sasmita, Beryl Anargya menyampaikan, kegiatan semacam pemulihan batin ini merupakan yang pertama di Tuban. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengenali diri sendiri secara lebih dalam dari sisi emosi. Sebab, tidak sedikit orang yang memilih melupakan perasaannya sendiri daripada meluapkannya.

‘’Kita ingin mengenalkan wellness kepada masyarakat Tuban bahwa sebenarnya kita perlu mengenali diri sendiri. Kita perlu untuk memahami perasaan sendiri, karena pada dasarnya semua perasaan itu valid,” katanya.

Advertisement

Beyrl mengatakan, banyak orang terbiasa menekan perasaan demi tuntutan pekerjaan maupun rutinitas sehari-hari. Padahal, emosi yang terus diabaikan dapat menumpuk dan memengaruhi kondisi mental seseorang. Itulah tujuan Srawung Sasmita hadir menjadi ruang bersama untuk mengingatkan bahwa setiap rasa yang muncul dalam diri seseorang layak diterima, bukan disangkal.

‘’Ini juga merupakan salah satu terapi psikologis, mengingat banyak orang selalu memendam perasaannya. Mereka berpikir bahwa dengan seiring berjalannya waktu lukanya akan hilang. Padahal tidak, dan itu tanpa disadari akan berdampak pada fisik dan mental kita,” ujarnya.

Founder EO Castle, Udaimatun Nur Farahin menambahkan, kegiatan ini juga bisa menjadi ruang bagi siapa aja yang masih berjuang memahami luka batin diri sendiri. Pasalnya, tak banyak orang memiliki kesempatan untuk menyampaikan apa yang tengah dirasakan. Terlebih, di Kabupaten Tuban sendiri belum ada kegiatan yang mengusung tentang kesadaran mengenai wellness itu sendiri.

‘’Srawung Sasmita adalah tempat bagi orang-orang yang membutuhkan bantuan secara psikologis. Di sini mereka bisa meluapkan perasaan yang tengah mereka rasakan, karena ternyata tidak semua orang memiliki tempat untuk mencurahkan perasaannya,” jelasnya.

Sementara itu, praktisi wellness, Padma Adhi Sanjaya mengapresiasi kegiatan yang meditasi yang diinisiasi Srawung Sasmita. Menurutnya, Srawung Sasmita adalah ruang bagi siapa pun untuk bisa mencintai, merawat, dan menyayangi diri sendiri, serta bertumbuh dalam setiap proses kehidupan yang dijalani.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa kegiatan ini berhasil menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta. Tidak ada penilaian ataupun penghakiman terhadap cerita yang disampaikan selama sesi berlangsung.

Kegiatan meditasi kolaborasi dr. Ratna Ernawati dan EO Castle menjadi ruang aman untuk healing dan refleksi diri.
Kegiatan meditasi kolaborasi dr. Ratna Ernawati dan EO Castle menjadi ruang aman untuk healing dan refleksi diri.

 

Advertisement
Editor : Yudha Satria Aditama
Sumber : Radar Tuban
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar TubanIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Andrea Berta Siapkan Langkah Agresif Arsenal untuk Julian Alvarez

Andrea Berta Siapkan Langkah Agresif Arsenal untuk Julian Alvarez

Arsenal mulai bergerak agresif memburu Julian Alvarez dari Atletico Madrid dengan dukungan Andrea Berta.

BI Pastikan Kenaikan BI-Rate Jadi 5,25 Persen Tidak Membebani Debitur UMKM

BI Pastikan Kenaikan BI-Rate Jadi 5,25 Persen Tidak Membebani Debitur UMKM

BI menilai kenaikan BI-Rate ke 5,25 persen tidak akan memberatkan UMKM selama likuiditas perbankan tetap terjaga.

Mirwan Suwarso, Otak Indonesia di Balik Kebangkitan Como 1907 hingga Lolos Liga Champions

Mirwan Suwarso, Otak Indonesia di Balik Kebangkitan Como 1907 hingga Lolos Liga Champions

Mirwan Suwarso jadi sosok penting di balik sukses Como 1907 hingga lolos Liga Champions lewat proyek ambisius.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer