Operasi Bariatrik Bukan Sekadar untuk Langsing, Ini Penjelasan Dokter soal Risikonya

RADARTUBAN - Operasi bariatrik menjadi salah satu pilihan penanganan medis bagi pasien obesitas yang membutuhkan bantuan untuk menurunkan berat badan sekaligus mengurangi risiko penyakit penyerta.
Namun, prosedur ini bukan tindakan yang bisa dilakukan oleh setiap orang yang ingin memiliki tubuh lebih langsing.
Dokter Bedah pencernaan dr. Handy Wing, Sp.B, Subsp.BD(K), menjelaskan melalui kanal YouTube Lula Kamal bahwa operasi bariatrik memiliki indikasi klinis dan risiko yang harus dipertimbangkan secara matang.
Baca Juga: Obesitas Bukan Sekadar Masalah Penampilan, Ini Ancaman Kesehatan yang Perlu Diwaspadai
Tindakan ini bertujuan menangani masalah kesehatan akibat obesitas, bukan semata-mata untuk kepentingan estetika.
"Jadi bariatrik itu bukan buat semua orang, karena bariatrik itu tetap memiliki risiko," ujar dr. Handy.
Operasi bariatrik melibatkan perubahan struktur sistem pencernaan untuk membantu mengendalikan berat badan.
Karena itu, pasien perlu menjalani pemeriksaan menyeluruh dan berkonsultasi dengan dokter spesialis sebelum memutuskan tindakan.
Mengenal Indikasi dan Teknik Operasi Bariatrik
Obesitas tidak lagi dipandang sekadar persoalan gaya hidup atau kurangnya kemauan menjaga pola makan.
Kondisi ini dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis sehingga memerlukan penanganan yang sesuai dengan kondisi setiap pasien.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




