Sering Makan Gorengan dan Minuman Manis? Dokter Ungkap Risiko yang Bisa Menumpuk

RADARTUBAN - Risiko penyakit akibat pola makan tidak sehat tidak selalu muncul setelah seseorang mengonsumsi makanan tertentu hanya sekali.
Dokter Spesialis Gizi Klinis dr. Benita Silma, Sp.GK, menjelaskan, dampak dari kebiasaan makan yang buruk dapat terakumulasi apabila dilakukan terus-menerus dalam jangka panjang.
Menurut Benita, masyarakat perlu memiliki kesadaran dalam menentukan makanan dan minuman yang dikonsumsi setiap hari.
Sebab, kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi kalori, gula, natrium, maupun makanan yang digoreng dengan banyak minyak dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan apabila menjadi pola makan sehari-hari.
Ia mengibaratkan pilihan makanan sebagai aktivitas menabung. Setiap makanan yang dikonsumsi menjadi bagian dari kebiasaan yang dalam jangka panjang dapat memberikan dampak berbeda terhadap kondisi tubuh.
Baca Juga: Hacker Diduga Retas Kulkas Supermarket di Eropa, Kerugian Makanan Capai Ratusan Ribu Euro
"Jadi itu kalau pilih makanan tuh kayak menabung. Jadi menabung itu sekali makan gorengan itu dia tidak langsung menyebabkan penyakit, atau sekali makan sehat dia langsung bisa kebal penyakit. Nah, tergantung nih kita mau nabung yang mana, mau yang sehat atau yang enggak sehat gitu," ujarnya dalam tayangan di kanal YouTube Dokter M.
Makanan Instan Jadi Pilihan karena Praktis
Benita menyoroti kebiasaan masyarakat yang semakin akrab dengan makanan instan. Kesibukan dan tuntutan aktivitas, khususnya di kawasan perkotaan, membuat makanan yang praktis kerap menjadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Padahal, makanan rumahan yang diolah dengan proses minimal atau real food dinilai dapat menjadi pilihan yang lebih baik karena mengandung beragam zat gizi dari bahan makanan secara utuh.
Menurutnya, kebutuhan nutrisi sebaiknya tidak hanya mengandalkan produk tambahan. Suplemen serat atau produk penunjang lainnya dapat membantu memenuhi kebutuhan tertentu, tetapi tidak dapat sepenuhnya menggantikan kandungan nutrisi dari bahan makanan segar.
Karena itu, pemilihan makanan menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas asupan harian. Masyarakat perlu lebih memperhatikan kandungan makanan yang dikonsumsi, bukan hanya mempertimbangkan rasa maupun kepraktisannya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




