RADARTUBAN - Belakangan ini, tren sepakbola malam semakin populer di kalangan masyarakat.
Banyak pekerja yang tidak memiliki waktu luang di pagi atau sore hari akhirnya memilih bermain bola setelah pulang kerja.
Namun, muncul pertanyaan di tengah masyarakat: apakah sepakbola malam berbahaya bagi kesehatan tubuh?
Menurut Ira Purnamasari, Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surabaya, waktu terbaik untuk berolahraga memang pagi hari.
Akan tetapi, jika tidak memungkinkan, olahraga bisa dilakukan pada malam hari asalkan jenisnya sesuai kemampuan tubuh.
Ia menegaskan bahwa sepakbola malam berbahaya karena termasuk olahraga intensitas tinggi yang memicu hormon adrenalin.
Permainan ini membuat jantung berdebar lebih cepat, sehingga berisiko menimbulkan gangguan kesehatan, terutama pada mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung.
“Jenis olahraga yang direkomendasikan adalah olahraga sesuai kemampuan tubuh, dengan memperhatikan riwayat penyakit yang dimiliki. Terutama bagi seseorang berusia 50 tahun ke atas, tidak disarankan melakukan olahraga dengan intensitas tinggi,” jelas Ira.
Meski sepakbola malam kurang disarankan, bukan berarti tidak ada pilihan olahraga di malam hari.
Menurut Ira, masyarakat bisa memilih olahraga ringan seperti jalan santai, bersepeda santai, yoga, peregangan, atau berenang tanpa target tertentu.
“Jadwal terbaik untuk berolahraga malam adalah sekitar 90 menit sebelum tidur, karena manfaat yang dirasakan antara lain membuat tidur lebih nyenyak, serta mengurangi stres dan kecemasan,” tambahnya.
Kasus kematian mendadak saat olahraga malam sering dikaitkan dengan serangan jantung.
Hal ini biasanya terjadi karena tubuh dipaksa bekerja terlalu keras, kurang pemanasan, atau kondisi fisik yang tidak siap.
“Henti jantung mendadak biasanya dialami oleh orang yang sudah memiliki faktor risiko penyakit jantung, seperti hipertensi dan hiperkolesterolemia,” ungkap Ira.
Gejala serangan jantung saat berolahraga bisa berupa nyeri dada, sesak napas mendadak, hingga penurunan kesadaran.
Jika tanda-tanda ini muncul, segera cari pertolongan medis agar risiko dapat diminimalkan.
Bermain sepakbola malam memang menyenangkan, apalagi bila dilakukan bersama teman atau komunitas.
Namun, masyarakat perlu memahami risikonya. Jika tidak berhati-hati, sepakbola malam berbahaya dan bisa meningkatkan potensi serangan jantung.
Karena itu, pilihlah olahraga ringan yang lebih aman, sesuai kemampuan fisik, dan tetap memperhatikan kondisi kesehatan pribadi. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni