Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Cuaca Lembap Picu Penyakit pada Anak, Ini Daftar yang Paling Banyak Muncul di Musim Hujan

Alifah Nurlias Tanti • Minggu, 16 November 2025 | 21:35 WIB
Ilustrasi anak sakit flu.
Ilustrasi anak sakit flu.

RADARTUBAN- Saat musim hujan tiba, kesehatan anak-anak sering kali ikut terpengaruh.

Lingkungan yang lembap, genangan air, dan daya tahan tubuh yang menurun membuat si kecil lebih mudah sakit.

Karena itu, orang tua perlu lebih waspada terhadap penyakit yang biasanya muncul di musim hujan, agar pencegahan bisa dilakukan sejak awal.

Sejumlah penelitian menunjukkan, musim hujan bisa membuat anak-anak lebih rentan sakit.

Lingkungan yang lembap, genangan air, dan turunnya daya tahan tubuh menjadi beberapa faktor yang memicu munculnya penyakit.:

- Daya tahan tubuh si kecil belum terbentuk sempurna, mereka lebih mudah terkena flu, batuk, atau infeksi pernapasan.

- Udara yang lembap saat musim hujan membuat virus dan bakteri betah bertahan lebih lama. Akibatnya, penyakit bisa lebih cepat menular, terutama pada anak-anak.

- Sanitasi yang kurang baik dan adanya genangan air saat musim hujan bisa meningkatkan risiko penyakit pada anak.

Mulai dari diare, masalah kulit, hingga penyakit serius seperti leptospirosis dan demam berdarah

- Saat cuaca dingin, pola makan dan aktivitas anak sering berubah.

Hal ini bisa memengaruhi daya tahan tubuh mereka, sehingga si kecil jadi lebih mudah sakit.

Musim hujan sering membawa perubahan pada pola makan dan aktivitas anak.

Cuaca yang dingin bisa membuat daya tahan tubuh mereka menurun, sehingga lebih rentan sakit.

Ada beberapa penyakit yang biasanya muncul di musim hujan dan perlu diwaspadai oleh orang tua

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)

Cuaca yang dingin dan lembap sering membuat anak mudah batuk, pilek, bahkan radang tenggorokan.

Tak heran, ISPA menjadi salah satu penyakit yang paling sering menyerang si kecil di musim hujan.

2. Influenza

Flu sangat mudah menular, terutama di sekolah atau tempat umum.

Anak-anak bisa mengalami gejala seperti demam, batuk, pilek, hingga badan terasa lemas.

3. Diare

Genangan air dan kebersihan lingkungan yang kurang terjaga bisa membuat makanan dan minuman mudah tercemar. Akibatnya, anak-anak jadi lebih rentan mengalami diare.

4. Demam Berdarah Dengue (DBD)

Nyamuk Aedes aegypti suka berkembang biak di genangan air. Anak-anak pun jadi kelompok paling rentan terkena Demam Berdarah Dengue (DBD), yang biasanya ditandai dengan demam tinggi, nyeri otot, dan munculnya bintik merah di kulit.

5. Tifus

Penyakit ini biasanya muncul ketika anak mengonsumsi makanan atau minuman yang sudah tercemar bakteri Salmonella typhi.

Gejalanya bisa berupa demam yang tak kunjung turun, sakit perut, dan tubuh terasa lemas.

Musim hujan sering kali membawa risiko kesehatan lebih besar bagi anak-anak.

Penyakit seperti ISPA, flu, diare, DBD, hingga tifus bisa muncul dan perlu diwaspadai.

Orang tua dapat membantu mencegahnya dengan menjaga kebersihan lingkungan, menghindari genangan air, serta memastikan si kecil mendapat asupan bergizi untuk memperkuat daya tahan tubuh. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#daya tahan #hujan #ispa #flu #infeksi #anak