Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Benarkah Susu Ampuh Menghilangkan Rasa Pedas? Ini Penjelasan Sainsnya

Alifah Nurlias Tanti • Senin, 15 Desember 2025 | 20:59 WIB
Mengapa susu bisa menghilangkan rasa pedas? Jawabannya ada pada hal ini.
Mengapa susu bisa menghilangkan rasa pedas? Jawabannya ada pada hal ini.

RADARTUBAN - Lidah tidak memiliki rasa pedas jika tidak termasuk rasa dasar seperti manis, asin, asam, pahit, atau umami.

Banyak capsaicin, senyawa kimia yang terdapat pada cabai, merangsang saraf di mulut, menyebabkan rasa pedas.

Capsaicin berfungsi dengan "menipu" saraf mulut kita.

Senyawa ini berinteraksi dengan reseptor yang biasanya menunjukkan sensasi panas dan rasa sakit.

Ketika reseptor ini aktif, otak mengirimkan sinyal seolah-olah lidah kita terbakar, meskipun suhu sebenarnya tidak berubah sama sekali.

Capsaicin paling banyak ditemukan di bagian biji cabai.

Jenis cabai yang terkenal kaya capsaicin antara lain Carolina Reaper, cabai rawit, cabai merah, dan jalapeno.

Zat ini sering diolah menjadi ekstrak yang digunakan sebagai bahan tambahan makanan—bukan hanya untuk menjaga makanan tetap awet, tapi juga untuk memberikan sensasi pedas yang khas.

Banyak orang memang gemar menyantap makanan pedas, tapi ada saatnya sensasi itu terasa terlalu berlebihan.

Pedas dapat menyebabkan rasa terbakar dan panas di mulut dan bahkan kadang-kadang menyebabkan sakit perut jika terlalu banyak dikonsumsi.

Susu adalah cara yang paling umum untuk meredakan rasa pedas di mulut.

Menurut penjelasan dari HelloSehat, rahasianya ada pada kandungan protein bernama kasein.

Protein ini bekerja dengan cara memecah capsaicin—zat yang bikin cabai terasa pedas—sehingga sensasi panas di lidah bisa berangsur hilang.

Protein kasein dalam susu punya peran penting saat kita kepedesan. Ia bekerja dengan cara memecah sekaligus mengikat molekul capsaicin—zat yang bikin cabai terasa pedas.

Begitu susu diminum, capsaicin perlahan “terangkat” dari mulut sehingga rasa panas dan terbakar bisa mereda. Karena itu, kalau ingin cepat mengurangi pedas, pilihlah produk susu yang kaya akan protein kasein.

Susu sapi, yogurt, keju cottage, dan krim asam adalah beberapa produk susu yang dapat meredakan rasa pedas.

Protein kasein yang terkandung dalam semua produk ini berfungsi untuk mengikat dan membersihkan capsaicin dari mulut.

Hasilnya, rasa panas cabai dapat hilang lebih cepat.

Capsaicin tidak hanya dikenal sebagai pemberi rasa pedas, tetapi juga digunakan untuk kesehatan karena efeknya yang unik.

Substansi ini dapat berfungsi sebagai pengobatan tambahan untuk beberapa kondisi, menurut Alodokter.

Capsaicin dapat membantu meredakan gejala pilek atau flu.

Makan makanan pedas sering kali membuat napas lebih lega saat pilek karena capsaicin dalam cabai membantu mengurangi pembengkakan hidung dan merangsang keluarnya lendir. Akibatnya, hidung terasa lebih terbuka dan pernapasan lebih mudah. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#cabai #rasa #pedas #mulut #susu