Semakin Dewasa Lingkaran Pertemanan Menyempit, Apakah Itu Hal yang Wajar?

RADARTUBAN - Memasuki usia dewasa, lingkaran pertemanan sering kali semakin menyempit.
Teman yang dahulu mudah ditemui setiap hari perlahan menghilang dan jarang berkomunikasi. Sehingga banyak menarik kesimpulan, apakah berkurangnya teman merupakan tanda seseorang semakin dewasa?
Youtuber Ghibran Arrazi melalui kanal youtube pribadinya, menjelaskan bahwa perubahan jumlah teman tidak selalu berarti seseorang menjadi antisosial atau tidak disukai.
Perubahan lingkungan dan prioritas hidup turut memengaruhi hubungan sosial seseorang.
Saat masih bersekolah, seseorang memiliki kesempatan bertemu teman secara otomatis karena berada dalam lingkungan dan rutinitas yang sama.
Baca Juga: Kenapa Banyak Pertemanan Berakhir Meski Tidak Pernah Bertengkar? Ternyata Ada Penjelasannya
Setiap hari ada ruang untuk berbincang, belajar, hingga bermain bersama. Namun, berubah ketika memasuki usia dewasa.
“Dulu itu kita punya kesempatan, sekarang kita tuh harus punya alasan dulu untuk bisa ketemu,” ujar Ghibran.
Memasuki usia 20-an, kehidupan mulai dipenuhi berbagai tanggung jawab, seperti pendidikan, pekerjaan, karier, keuangan, dan keluarga.
Waktu luang pun menjadi semakin terbatas. Bertemu teman tidak lagi menjadi aktivitas yang mudah dilakukan tanpa perencanaan.
Bahkan, waktu kosong sering kali lebih dipilih untuk beristirahat dan memulihkan energi.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




