RADARTUBAN-Kaum pria juga bisa merasa malu ketika berhadapan dengan wanita. Apalagi, dengan wanita yang disukai.
Rasa malu tersebut bisa sangat besar, sehingga membuat mereka mengurungkan niat untuk mendekati wanita tersebut.
Dilansir dari doktersehat.com, berikut tips dan cara mengatasi rasa malu yang berlebihan:
1. Ubah pemikiran
Pemikiran Anda sangat penting dalam menyikapi rasa malu terhadap wanita.
Karena rasa malu tersebut mungkin muncul dari kekhawatiran pria itu sendiri karena takut jika ditolak.
Karena itu, sebaiknya Anda bersikap acuh terhadap penolakan wanita.
Terlebih jika baru mengenalnya selama beberapa hari saja.
Dalam sebuah hubungan, mengalami penolakan adalah sesuatu yang lumrah terjadi.
2. Jangan merasa tertekan
Rasa malu yang muncul ketika berhadapan dengan wanita bisa jadi muncul karena Anda merasa tertekan dalam mengekspektasikan diri.
Misalnya, terlalu ingin terlihat seperti pria yang maskulin, kaya, tampan, dan percaya diri, sehingga Anda justru akan melakukan banyak kesalahan.
Jangan membebani diri Anda, biarkan percakapan mengalir secara alami tanpa ada sesuatu yang dibuat-buat.
3. Ingatkan diri bahwa Anda luar biasa
Percayalah bahwa Anda bisa jadi pacar atau pasangan yang baik suatu saat nanti bagi wanita yang tepat.
Jika Anda memiliki masalah dengan kepercayaan diri, tuliskan lima kelebihan dan hal-hal positif pada diri Anda setiap hari.
4. Jangan ragu mengambil kesempatan
Jika ada kesempatan di depan mata, jangan biarkan berlalu begitu saja.
Bukan berarti Anda menghampiri setiap wanita lalu mengajaknya berkencan begitu saja.
Jika Anda menemukan seseorang yang nyaman, ajak dia untuk bertemu dan menjalin hubungan lebih dalam.
5. Utarakan rasa malu
Jangan takut untuk mengatakan bahwa Anda merasa malu, khususnya sebelum Anda berkencan.
Anda tidak harus berpura-pura menjadi pria yang penuh percaya diri.
Lawan jenis pasti akan mengerti dan memahami kegugupan yang Anda rasakan saat pertama kali bertemu.
Para wanita justru menganggap rasa malu para pria adalah bentuk pujian untuk mereka. Bukannya menolak, mereka akan jadi lebih hangat pada Anda.
6. Wanita juga bisa malu.
Jangan sampai lupa bahwa wanita juga bisa merasa malu.
Karena itu, mengungkapkan dengan jujur bahwa Anda malu akan membantu mencairkan suasana, karena mereka akan mengakuinya juga.
Ketika Anda saling menyadari bahwa satu sama lain merasa malu, Anda akan bisa lebih rileks sepanjang pertemuan.
7. Tarik napas dalam-dalam
Jika rasa malu Anda sangat parah, sehingga gugup, berhentilah sejenak dan tarik napas dalam-dalam.
Tahan napas selama 4 detik, lalu embuskan selama 4 detik juga.
Ulangi beberapa kali sebelum Anda pergi kencan.
Tubuh Anda secara otomatis akan merasa lebih rileks dan Anda akan merasa lebih tenang.
8. Perhatikan penampilan
Pada kencan pertama, sudah sewajarnya untuk tampil semaksimal mungkin.
Anda tidak harus sempurna, namun setidaknya tampilah dengan pakaian yang rapi agar lawan jenis suka melihat Anda.
Pastikan celana dan kemeja Anda tidak kusut, gosok gigi Anda, sisir rambut, dan cobalah untuk berjalan dengan bahu yang tegak.
Jangan terus-menerus menunduk.
Berjalan dengan bahu dan kepala yang tegak akan membuat Anda terlihat lebih percaya diri dan membuat si wanita merasa nyaman dan aman bersama Anda.
9. Kenali tanda-tanda yang ada
Rasa malu bisa disebabkan banyak hal. Salah satunya kekhawatiran si wanita tidak nyaman bersama Anda.
Padahal, jika dia masih mau duduk semeja bersama Anda, mencoba mengajak bicara, atau menanggapi perkataan Anda, maka itu adalah tanda-tanda yang baik.
Anggaplah mereka setuju berada di dekat Anda.
10. Banyak berlatih
Banyak menjalin komunikasi dan banyak mengobrol dengan wanita atau belajar komunikasi dengan siapa pun.
Ini adalah cara terbaik untuk menjadi lebih percaya diri dan tidak malu saat Anda berhadapan dengan wanita yang Anda sukai nantinya.
Latih cara perkenalan, cari topik yang seru, atur intonasi, serta gunakan pilihan kata yang baik dan sopan.
Setiap orang pasti punya sisi malu dalam dirinya, namun sifat tersebut tidak boleh dibiarkan terlalu lama.(ds)
Editor : Kifani Amalija Putri