Prabowo Akui Program MBG Masih Banyak Kekurangan, tetapi Tetap Sebut Program Strategis


RADARTUBAN - Presiden Prabowo Subianto mengakui bahwa masih banyak kekurangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Meski demikian, dia tetap menegaskan bahwa program tersebut merupakan kebijakan strategis dan vital bagi masa depan anak-anak Indonesia.
Dalam Sidang Kabinet Paripurna dua tahun pemerintahan pada Rabu (21/10), Prabowo meminta pengawasan diperketat serta penindakan dilakukan secara tegas terhadap pihak-pihak yang bermasalah dalam pelaksanaan program tersebut.
Baca Juga: Siswa Terlibat MBG Prasmanan Jadi Sorotan, Kepala BGN Sebut Bagian dari Edukasi
Prabowo menegaskan, berbagai kekurangan yang terjadi tidak boleh diabaikan. Pemerintah harus melakukan evaluasi dan menindak pihak yang terbukti melakukan pelanggaran agar pelaksanaan MBG berjalan sesuai tujuan.
“MBG strategis, MBG vital, banyak kekurangan dalam pelaksanaan MBG. Kita akui,” kata Prabowo dikutip dari JawaPos.com.
Dia juga membeberkan sejumlah langkah penindakan yang telah dilakukan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat pelanggaran dalam program tersebut.
Prabowo meminta jajarannya tidak ragu mengambil tindakan tegas terhadap pihak yang terbukti bermasalah.
Menurutnya, pembenahan harus dilakukan untuk menjaga kualitas pelaksanaan program yang menyangkut kepentingan masyarakat.
Prabowo Ungkap Ribuan Orang Masih Diperiksa
Selain penindakan yang telah dilakukan, Prabowo menyebut sebanyak 2.600 orang masih menjalani proses pemeriksaan oleh Inspektorat Badan Gizi Nasional (BGN).
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




