Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Tips Mudik Pakai Motor: Jarak Tempuh Maksimal 60 Km Harus Istirahat

Amin Fauzie • Jumat, 21 April 2023 | 01:30 WIB
Foto: Andhika Feriawan/Radar Tuban
Foto: Andhika Feriawan/Radar Tuban
Radartuban.jawapos.com – Idealnya, batas maksimal pemudik yang menggunakan motor adalah 60 kilometer. Melebihi itu, berpotensi mengalami kelelahan. Risiko paling fatal, kecelakaan.

‘’Kami sarankan (kepada para pemudik yang menggunakan motor, Red) ketika sudah melebihi batas maksimal, 60 kilometer, sebaiknya istirahat terlebih dahulu. Sebab jika dipaksakan bisa membahayakan diri sendiri, dan orang lain juga,’’ kata Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban Imam Isdarmawan.

Disampaikan Imam, meski terkadang dirasa masih kuat untuk berkendara. Namun, jika sudah melebihi jarak tempuh maksimal tersebut, dia menyarankan betul kepada para pemudik untuk sejenak istirahat.

‘’Lebih baik istirahat dulu. Jangan memaksakan, sehingga bisa membahayakan diri sendiri,’’ imbaunya.

Lebih lanjut pejabat asal Semarang, Jawa Tengah ini menyarankan, jika jarak mudik cukup jauh hingga ratusan kilometer, maka lebih baih menggunakan mobil atau moda transportasi umum seperti bus.

‘’Kendaraan mobil atau bus itu relatif lebih aman untuk mudik jarak jauh. Tingkat ketegangan saat mengendarai atau menumpanginya, lebih rendah dibandingkan motor,’’ tuturnya.

Alumni Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi ini meneruskan, kendati para pemudik bermotor ini jarak tempuhnya tak lebih dari 60 kilometer, pemudik bermotor juga harus tetap memperhatikan kapastian muatan kendaraan.

‘’Motor maksimal untuk dua orang saja. Pengemudi dan pe numpang,’’ tandas ayah dua anak itu.

Jika ada tanggungan penumpang anak, tutur dia, mungkin bisa ditolerir. Asal anak tersebut benar-benar masih kecil dan tak mengganggu pengendaraan motor. Selain itu, pembawaan barang berlebih harap dihindari para pemudik bermotor.

‘’Barang bawaan berlebihan rawan mengganggu pengendara. Utamanya di jalan tak mulus dan situasi lalu lintasnya ramai,’’ jelasnya.

Imam menyarankan, pemudik ingin membawa banyak barang berpikir ulang. Kiwari, banyak sekali jasa ekspedisi pengiriman barang tersedia. Di musim mudik, perusahaan bergerak di bidang tersebut juga bermurah hati mematok tarif terjangkau.

‘’Pemudik bermotor bisa gunakan perusahaan jasa ini, agar beban di perjalanan berkurang,’’ jelasnya.

Imam menegaskan, kendati pemudik bermotor menempuh jarak aman tak lebih dari 60 km, para pemudik bermotor yang merasa lelah wajib beristirahat. Waktunya relatif. Tergantung personal masing-masing.

‘’Hari raya Idul Fitri merupakan momen bahagia di mana keluarga besar berkumpul. Para pemudik utamanya pemudik bermotor, betul-betul harus hati-hatian saat di perjalanan agar selamat sampai tujuan,’’ tutupnya. (sab/tok)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Amin Fauzie
#Pemudik Bermotor #tips mudik #pemudik #Arus Mudik #arus balik