RADAR TUBAN – Telat selangkah. Begitulah kondisi proyek pembangunan jalan tol Tuban—Gresik bila dibandingkan dengan proyek pembangunan tol Tuban—Demak. Ketika proyek pembangunan tol Tuban—Demak sedang menunggu hasil kajian analisis mengenai dampak lingkungan (amdal), justru pembangunan jalan bebas hambatan Tuban—Gresik baru dikonsultasikan kepada publik untuk penyusunan amdalnya.
Kali terakhir proses konsultasi publik proyek pembangunan tol Tuban—Gresik dilangsungkan di Kabupaten Lamongan pada pertengahan bulan ini.
Untuk konsultasi publik di Tuban berlangsung pada akhir Februari di Kantor Kecamatan Widang.
Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban Bambang Irawan mengatakan, pembangunan dua ruas tol yang melintasi Tuban masih sama-sama berproses pematangan rencana.
‘’Paling belum matang tentu yang ruas Tuban—Gresik. Karena masih tahap konsultasi publik,’’ ujarnya kemarin (25/6).
Karena itu, Bambang sapaannya, meminta masyarakat untuk bersabar menunggu realisasi pembangunan jalan tol, baik tol Tuban—Gresik maupun tol Tuban—Demak.
Dia memerkirakan prosesnya baru mulai konkret pada akhir tahun ini. Sementara realisasi kedua proyek strategis nasional tersebut paling cepat dimulai 2024—2025 mendatang.
Perkiraan tersebut, lanjut pejabat asal Lamongan itu, baru asumsinya semata.
‘’Bagaimana nanti pastinya, tentu pusat yang lebih mengerti,’’ tegasnya.
Lebih lanjut, Bambang mengatakan, pihaknya masih menunggu perkembangan pembangunan dua ruas jalan tol tersebut. Jika hasil kajian amdal Tuban—Demak telah rilis, tentu pemkab siap membantu menyampaikan dan mendiskusikan hasil kajian tersebut kepada publik.
Begitu juga jika aspirasi yang ditampung Kementerian Pekerjaan Umum Penataan Ruang (Kemen PUPR) saat konsultasi publik pembangunan jalan tol Tuban— Gresik pada Februari lalu dirasa belum cukup, pihaknya siap memfasililtasi Kemen PUPR agar dilangsungkan konsultasi publik lanjutan.
‘’Soal pembanguan jalan tol, kami selalu siap diajak berkolaborasi oleh pemerintah pusat,’’ pungkasnya. (sab/ds)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Amin Fauzie