Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Irjen Kemenag Rekomendasi Pencoretan Sejumlah Hotel dan Katering di Arab Saudi pada Musim Haji 2024

Dwi Setiyawan • Selasa, 19 September 2023 | 19:23 WIB
Inspektur Jenderal Kementerian Agama Faisal Ali Hasyim (Radar Tuban/ds-Itjen Kemenag)
Inspektur Jenderal Kementerian Agama Faisal Ali Hasyim (Radar Tuban/ds-Itjen Kemenag)


RADARTUBAN.COM-Inspektorat Jenderal (Irjen) Kementerian Agama (Kemenag) Faisal Ali Hasyim mem-blacklist sejumlah hotel dan katering di Arab Saudi yang pelayanannya dinilai kurang memuaskan pada pelaksanaan musim haji tahun lalu.


Irjen Kemenag pun merekomendasikan untuk tidak memakai lagi jasa mereka pada penyelenggaraan ibadah haji 1445 Hijriah/2024 Masehi.

"Dari evaluasi tahun lalu, ada beberapa hotel yang tidak kita rekomendasi lagi untuk dipakai," kata Faisal, sebagaimana dikutip dari ANTARA.

Dia mengatakan, rekomendasi tersebut didasarkan atas hasil evaluasi institusinya demi penyelenggaraan haji yang lebih baik.

Faisal tidak menyebut nama-nama hotel yang masuk dalam daftar hitam tersebut.
Begitu juga sejumlah dapur penyedia katering jamaah yang tidak direkomendasikan dipakai lagi.

"Sehingga tahun depan untuk percepatan, kita hanya melakukan proses pengadaan terhadap dapur-dapur dan hotel-hotel yang dirasa kurang baik. Sehingga tidak perlu terlalu banyak lagi proses yang kita lakukan," ujarnya.

Senada disampaikan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief saat Rakernas Penyelenggaraan Haji beberapa waktu lalu. Hilman mengatakan, Kemenag perlu mencoret penyedia layanan katering jamaah haji yang tidak ingin menggunakan produk Indonesia. Hal itu karena tak sesuai dengan prinsip kerja sama yang setara dan saling menguntungkan.

"Dapur penyedia katering kita dorong untuk menggunakan sebanyak mungkin produk Indonesia. Coret dapur yang tidak mau menggunakan produk Indonesia," tegasnya.

Hilman mengungkapkan, biaya penyelenggaraan ibadah haji setiap musim haji mencapai Rp 19 triliun. Salah satu kebutuhan yang sangat besar adalah penyediaan katering yang mencapai sekitar Rp 2 triliun.

Karena besarnya anggaran untuk penyediaan katering, kata Hilman, perlu dilakukan kontrak kerja sama saling menguntungkan.

"Dapur yang sudah bagus, cek dan perpanjang. Dapur yang tidak kooperatif, tidak mau beli produk kita, coret saja," ujarnya.(ds)

Editor : Kifani Amalija Putri
#irjen kemenag #Pencoretan Sejumlah Hotel dan Katering di Arab Saudi pada Musim Haji 2024 #blacklist sejumlah hotel dan katering di Arab Saudi yang pelayanannya kurang memuaskan