Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Dikeluhkan Terputusnya Banyak Situs Website Bermanfaat, Kemenkominfo: Segera Normalisasi yang Terdampak

Dwi Setiyawan • Rabu, 4 Oktober 2023 | 17:42 WIB
Photo
Photo

RADARTUBAN-Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) kebanjiran keluhan dari warganet terkait terputusnya akses situs web bermanfaat.
Tidak aktifnya situs web tersebut akibat temuan yang salah dari sistem penanganan konten negatif.


Sebagaimana dikutip dari Antara, Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika (Dirjen APTIKA) Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengakui, terputusnya akses situs bermanfaat tersebut akibat temuan yang kurang tepat dari sistem yang dioperasikan.

“Setelah melalui serangkaian evaluasi, kami melakukan normalisasi pada kesempatan pertama terhadap beberapa situs website yang terdampak,” kata Semuel di Kantor Kemenkominfo, Rabu (4/10).

Semuel menjelaskan, sistem penanganan konten negatif yang dikelola Kemenkominfo telah digunakan secara intensif sejak Menkominfo Budi Arie Setiadi menginstruksikan penutupan akses terhadap judi online.

Sistem tersebut, kata dia, bekerja melakukan identifikasi, analisis dan verifikasi terhadap jutaan situs atau website, protokol internet (IP), dan aplikasi untuk menemukan sebanyak mungkin konten negatif di internet.

“Proses analisis dan verifikasi ini telah berhasil menjaring ratusan ribu website, IP, dan aplikasi yang memuat konten negatif, untuk kemudian dilakukan pemutusan akses,” jelasnya.

Namun demikian, dia tak memungkiri sistem tersebut juga memiliki peluang kurang tepat dalam verifikasi.


Dengan demikian, beberapa situs website yang tidak memuat konten negatif terimbas dan menyebabkan tidak dapat diakses sebagian atau seluruhnya di jaringan internet.

Semuel berjanji direktorat yang dipimpin akan meningkatkan sistem penanganan konten negatif, sehingga tetap menjaga ruang digital lebih aman dan nyaman bagi masyarakat Indonesia.


Dia juga menyatakan akan rutin mengevaluasi sistem penanganan konten negatif, sehingga dapat meminimalisasi potensi salah dalam mengidentifikasi situs web yang bermanfaat.

“Kami terus melakukan evaluasi dalam sistem penanganan konten negatif untuk meminimalkan potensi kesalahan teknis maupun kesalahan manusia dalam proses analisis dan verifikasi,” ujarnya dia yang menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat maupun penyelenggara sistem elektronik (PSE) yang terimbas dari temuan yang salah tersebut.

Sebelumnya, warganet mengeluhkan beberapa situs web dan aplikasi yang tidak mengandung konten negatif ditutup Kemenkominfo.
Misalnya Jumat (22/9), Google Docs sempat tak bisa diakses dan aksesnya ditutup oleh sistem AIS Kominfo.

Terbaru Selasa (2/10), salah seorang warganet di media sosial X mencuit situs web hackerrank.com juga ditutup aksesnya oleh sistem AIS Kominfo, padahal situs web tersebut berguna untuk membantu programmer melakukan pengetesan coding secara daring.(ds)

Editor : Kifani Amalija Putri
#Dirjen APTIKA #kemenkominfo #terputusnya akses situs web