Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Muncul Tudingan Dugaan Kecurangan Pemilu 2024. Bagaimana Hukumnya? Islam Melarang Segala Kecurangan

Dwi Setiyawan • Selasa, 20 Februari 2024 | 17:04 WIB
Pemilu 2024 yang telah dilaksanakan serempak, Rabu (14/2) lalu
Pemilu 2024 yang telah dilaksanakan serempak, Rabu (14/2) lalu

RADARTUBAN-Tudingan dugaan kecurangan pada Pemilu 2024 berembus kencang. Apa hukumnya kecurangan dalam pesta demokrasi?


Dikutip dari NU Online, Islam sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan keadilan.


Karena itu, bentuk kecurangan dilarang keras!


Salah satu surah dalam Alquran yang secara khusus membahas tentang kecurangan adalah Al-Muthaffifin.


Salah satu ayat dalam surah ini menegaskan, celakalah orang-orang yang curang (dalam menakar dan menimbang)!


Allah SWT mengancam mereka dengan siksaan yang pedih di akhirat.

Dalam sebuah riwayat dikisahkan sebab turunnya ayat ini adalah ketika Rasulullah SAW SAW tiba di Madinah.


Ketika itu, penduduknya orang-orang yang paling buruk dalam hal takaran.


Setelah ayat ini turun, mereka memperbaiki takarannya.


Profesor Quraish Shihab dalam kitab Tafsir Al-Misbah menyatakan, kecurangan dalam interaksi, baik dalam perdagangan maupun kehidupan sosial, akan membawa konsekuensi fatal bagi pelakunya.


Kecelakaan, kebinasaan, dan kerugian duniawi akan menimpanya.


Dalam perdagangan, pelaku curang akan kehilangan kepercayaan dan ditinggalkan para relasinya.


Hanya orang-orang yang berniat menipu yang mau berinteraksi dengannya.

Ini adalah awal dari kehancuran.


Selain konsekuensi duniawi, kecurangan juga akan membawa konsekuensi di akhirat.


Dosa kecurangan, terutama yang berkaitan dengan hak manusia, akan menjadi tuntutan di hari kemudian.


Pahala amal kebajikan pelaku curang bisa saja dialihkan kepada korbannya sebagai ganti atas kerugian yang telah dialaminya.

Karena itu, seyogianya seorang muslim menghindari kecurangan dalam segala bentuk interaksi.


Kejujuran, amanah, dan sopan santun adalah kunci utama untuk menjalin hubungan yang langgeng dan harmonis, baik di dunia maupun di akhirat.


Dengan menghindari kecurangan dan menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan keadilan, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera.(ds)

Editor : Kifani Amalija Putri
#tudingan dugaan kecurangan #Pemilu 2024 #pesta demokrasi #kecurangan