RADARTUBAN – Sampai saat ini, seleksi calon mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan masih berlangsung.
Pengumuman hasil kelulusan tes PPG substantif sudah dirilis di laman resmi PPG Kemdikbud pada 25 Juni 2024 lalu.
Calon mahasiswa PPG dapat mengakses hasil kelulusannya melalui akun Sistem Informasi Manajemen Pengembangan Keprofesian yang Berkelanjutan (SIM PKB).
Terdapat tiga kategori kelulusan tes substantif, yaitu lulus, lulus bersyarat, dan tidak lulus.
Bagi calon mahasiswa PPG yang dinyatakan lulus dan lulus bersyarat akan melanjutkan tahap selanjutnya, yaitu tahap wawancara.
Informasi jadwal pelaksanaan tes wawancara diumumkan pada 3 Juli 2024 di akun SIMPKB.
Tes wawancara dilaksanakan dalam rentang waktu 5-26 Juli 2024.
Penjadwalan ulang hanya dilakukan satu kali kesempatan untuk alasan-alasan mendesak.
Penjadwalan ulang paling lambat diajukan ke pemantau paling lambat lima jam sebelum pelaksanaan wawancara dan 15 menit sebelum pelaksanaan wawancara untuk kondisi kahar.
PPG GTK Kemendikbud menyampaikan bahwa tes wawancara akan dilaksanakan secara daring melalui Google Meet yang sudah terintegrasi dengan SIMPKB.
Durasi pelaksanaan wawancara 60 menit untuk masing-masing kandidat.
Wawancara akan dilaksanakan dua asesor pada waktu yang bersamaan.
10 kompetensi yang diukur pada tes wawancara adalah Building Positive Working Relationships, Coaching, Compelling Communication, Continuous Learning, Decision Making, Ethical Maturity, Managing Work, Mission/Purpose, Resilience, dan Valuing Differences.
Subkoordinator Inovasi PPG Uswatun Hasanah menyampaikan, strategi lancar wawancara sebagai berikut:
1. Be on Time
Toleransi keterlambatan 15 menit. Jika tidak memberikan konfirmasi kepada Pemantau, maka akan didiskualifikasi.
Setidaknya 15 menit sebelum pelaksanaan sudah berada di ruang virtual.
2. Serius dan Santai
Secara psikologis proses wawancara akan lebih maksimal jika dalam keadaan tenang tanpa ada pressure.
Jawab pertanyaan wawancara dengan jujur berdasarkan pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki.
3. Jangan Panik
Tidak perlu panik jika terjadi kendala. Calon mahasiswa dapat mengomunikasikan kendala pada Pemantau.
4. Berdoa dan Memohon Doa Restu Orang Tua
Secara psikologis dukungan dari orang tua dapat membantu calon mahasiswa menjadi lebih percaya diri untuk melaksanakan tes wawancara. (*)
Editor : Amin Fauzie