RADARTUBAN - Seorang emak-emak menjadi viral karena diduga ingin belanja gratis dengan mengaku sebagai pemilik minimarket.
Baru-baru ini, sebuah video di media sosial memperlihatkan momen unik di sebuah minimarket di Blitar. Dalam video tersebut, seorang ibu yang mengenakan hijab terlihat beradu mulut dengan karyawan minimarket setelah mengklaim dirinya sebagai pemilik toko.
Video yang diunggah oleh akun Instagram @lambe_turah menunjukkan ibu tersebut dengan percaya diri mengaku memiliki minimarket itu.
Namun, karyawan tidak langsung percaya dengan klaimnya dan menantang ibu itu untuk membuktikan pernyataannya. Percakapan mereka pun mengundang tawa warganet.
Karyawan minimarket berusaha menegaskan bahwa klaim sang ibu tidak berdasar, meminta bukti kepemilikan.
“Ngaku-ngaku,” kata salah satu karyawan skeptis, yang dijawab ibu itu dengan percaya diri, “Ya memang aku bos.” Meski tanpa bukti, sang ibu terus bersikeras.
Karyawan itu semakin penasaran dan menantang ibu tersebut untuk membawa suaminya, jika benar suaminya pemilik minimarket. Namun, ibu itu tetap bersikukuh, mengatakan, "Memang aku sendiri yang punya Alfa.
Meski perdebatan berlangsung lama, karyawan tetap tidak percaya dan meminta bukti yang jelas.
“Lah mana buktinya kamu yang punya Alfa?” tanyanya. Ibu itu justru mengkritik karyawan, menyebut mereka orang luar yang tidak mengenalnya.
Aksi ibu-ibu ini menciptakan kehebohan di antara pengunjung dan staf minimarket.
Tak lama setelah kejadian, video ini menyebar di media sosial dan memicu berbagai reaksi warganet, banyak yang merasa terhibur dengan tingkah laku ibu-ibu yang dianggap terlalu mendalami peran "pembeli adalah raja."
Akun Instagram lain, seperti @lambe_turah, turut membagikan video tersebut, disertai komentar lucu dari warganet.
“Kukira ngehalu punya suami Lee Minho udah yang paling parah, lah ini ngehalu jadi owner Alfa.," tulis salah satu pengguna @irma.kharisma yang mendapat banyak tawa dan likes.
“Kalo bos masa ga kenal sama karyawan sendiri yang udah lama kerja di sana, lawak bener si ibu ini,” tulis pengguna lain, @vieagnizar.
Klaim ibu-ibu tersebut jelas tidak didukung bukti, sehingga warganet cepat menilai aksi ini menggelikan.
Meski kejadian ini tidak menimbulkan kerugian besar, tetap saja tindakan seperti ini bisa mengganggu orang yang sedang bekerja dan menciptakan ketegangan yang tidak perlu.
Hingga kini, video ini terus dibagikan di berbagai platform media sosial, dan warganet terus memberikan tanggapan, sebagian besar dengan nada candaan dan kritik terhadap perilaku ibu-ibu tersebut. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama