Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Harga Cabai Rawit Meroket Setara dengan Daging Sapi, Bapanas Ungkap Penyebabnya

Bihan Mokodompit • Kamis, 9 Januari 2025 | 20:24 WIB
Harga cabai meroket hingga setara daging sapi
Harga cabai meroket hingga setara daging sapi

RADARTUBAN -  Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengungkapkan lonjakan harga cabai rawit merah yang kini setara harga daging sapi disebabkan oleh penurunan produksi akibat lahan pertanian yang terendam banjir. 

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menjelaskan bahwa bencana banjir tersebut menyebabkan banyak petani mengalami gagal panen, sehingga pasokan cabai rawit merah menurun drastis.

"Di beberapa sentra produksi, seperti di daerah Wajo, Kabupaten Sidrap, Sukabumi, dan Temanggung, lahan pertanian terkena banjir. Dampaknya cukup besar, sekitar 60-70 persen produksi terganggu," kata Astawa, Rabu (8/1).

Selain itu, beberapa daerah lain juga terdampak oleh curah hujan yang tinggi, seperti di Bali, di mana hama turut mengganggu produksi cabai rawit merah. Masalah-masalah ini membuat cabai menjadi lebih rentan terhadap pembusukan.

 

Astawa menyebutkan bahwa produksi cabai rawit merah turun sekitar 20-30 persen di wilayah-wilayah terdampak. Namun, dia mengaku belum memperoleh data rinci mengenai berapa ton penurunan produksi yang terjadi secara keseluruhan.

Bapanas, lanjut Astawa, langsung bergerak untuk menekan harga cabai yang terus melonjak. "Kami sedang mengidentifikasi secara detail daerah yang masih memiliki surplus produksi, untuk kemudian membantu mendistribusikannya ke wilayah-wilayah dengan harga tinggi, terutama di Jakarta yang mencapai hampir Rp130 ribu per kilogram," ujarnya.

Astawa optimistis harga cabai rawit merah akan mengalami penurunan secara bertahap dalam waktu dekat. Menurutnya, petani saat ini tengah menikmati kompensasi dari harga cabai yang sempat rendah sebelumnya.

"Dari Rp130 ribu, kami berharap turun bertahap ke Rp125 ribu atau Rp120 ribu. Kalau langsung ke Rp90 ribu, kasihan petani kita. Penurunan ini perlu melalui proses," katanya.

 

Sebelumnya, harga cabai rawit merah dilaporkan melonjak signifikan hingga menyamai harga daging sapi. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) pada Rabu (8/1), rata-rata harga cabai rawit merah nasional mencapai Rp86.300 per kilogram, naik 17,99 persen atau sekitar Rp12 ribu.

Di beberapa pasar, harga cabai bahkan menyentuh Rp130 ribu per kilogram, seperti di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, yang mencatat harga Rp130 ribu per kg. Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, melaporkan harga Rp133.150 per kg, sedangkan di Pasar Kemakmuran, Kotabaru, Kalimantan Selatan, harga mencapai Rp135 ribu per kg.

Dengan langkah intervensi yang dilakukan oleh Bapanas, diharapkan harga cabai rawit merah segera stabil dan tidak lagi membebani konsumen maupun petani. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#daging sapi #cabe rawit #harga cabai rawit #banjir #Bapanas