RADARTUBAN – Keceriaan seorang bocah di Nganjuk berubah menjadi tragedi mengerikan. Febrian Akbar, warga Desa Ngronggot, tewas setelah petasan yang dia genggam tiba-tiba meledak.
Kronologi kejadiannya bermula saat korban bermain bersama kakaknya di area pematang sawah.
Si kakak menyalakan mercon, namun saat dilempar, petasan tersebut tidak meledak.
Rasa penasaran membuat korban mendekati dan mengambil petasan tersebut.
Dia kemudian menggosok-gosoknya dengan tangan, hingga akhirnya terjadi ledakan dahsyat yang menyebabkan luka serius pada tubuhnya.
Menurut Kasi Humas Polres Nganjuk, AKP Supriyanto, korban sempat dilarikan ke klinik terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, akibat luka yang terlalu parah, nyawanya tidak tertolong.
"Benar ada kejadian seorang anak meninggal karena ledakan petasan. Polisi sudah melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti," ujar Supriyanto pada Rabu (26/3).
Pihak kepolisian kini mendalami asal-usul petasan yang digunakan.
Penyelidikan lebih lanjut dilakukan untuk mengetahui apakah ada pihak yang bertanggung jawab atas peredaran petasan tersebut.
"Peristiwa terjadi Selasa (25/3), sekitar pukul 13.30 WIB. Mohon menjadi perhatian dan pelajaran semua orang, dan kami turut berduka sedalam-dalamnya," tandasnya. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama