RADARTUBAN - Sejumlah pemudik memilih untuk kembali ke Jakarta lebih awal setelah merayakan Lebaran di kampung halaman.
Keputusan ini diambil untuk menghindari kemacetan yang diprediksi akan terjadi pada puncak arus balik yang jatuh pada 5-7 April 2025.
Banyak pemudik, seperti Sri, seorang pedagang dari Klender, Jakarta Timur, yang pulang dari Brebes, Jawa Tengah, memilih untuk berangkat lebih awal.
Dia berangkat pukul 07.00 WIB dan tiba di Terminal Terpadu Pulo Gebang sekitar pukul 13.00 WIB tanpa mengalami kemacetan.
"Tadi lancar, Alhamdulillah tidak macet," katanya
Otoritas Terminal Bus Terpadu Pulo Gebang memperkirakan puncak arus balik akan terjadi pada tanggal 6-7 April, dengan sekitar 31,4 juta orang diperkirakan melakukan perjalanan balik.
Untuk mengantisipasi lonjakan ini, pemerintah telah menyiapkan lebih dari 164 ribu personel gabungan dan lebih dari 2.800 posko untuk membantu pemudik.
Kementerian Perhubungan dan Kepolisian Republik Indonesia telah menerapkan berbagai strategi rekayasa lalu lintas, termasuk sistem satu arah dan contraflow untuk memastikan kelancaran perjalanan.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan perjalanan pemudik dapat berlangsung aman dan lancar menjelang akhir libur Lebaran. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni