Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Syihab dan Assegaf: Mengenal Dua Marga Terhormat Keturunan Nabi Muhammad SAW

Mohammad Mukarom • Rabu, 21 Mei 2025 | 19:49 WIB
Foto kenangan Najwa Shihab bersama sang suami, Ibrahim Assegaf.
Foto kenangan Najwa Shihab bersama sang suami, Ibrahim Assegaf.

RADARTUBAN - Najwa Shihab, salah satu jurnalis terkemuka tanah air, tengah berduka atas berpulangnya sang suami tercinta, Ibrahim Sjarief bin Husein Ibrahim Assegaf, pada Selasa, 20 Mei 2025.

Di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (PON), Jakarta, Ibrahim menghembuskan nafas terakhirnya setelah sempat menjalani perawatan intensif selama beberapa hari.

Di balik kesedihan ini, ada hal yang perlu diketahui, yaitu latar belakang dua marga besar yang menaungi pasangan ini, Syihab dan Assegaf.

Nama Syihab dan Assegaf merupakan bagian dari keluarga besar Ba ‘Alawi, keturunan langsung Nabi Muhammad SAW melalui jalur Sayyidina Husain bin Ali dan Fatimah az-Zahra.

Keduanya berasal dari Hadramaut, Yaman, dan telah lama dikenal sebagai penjaga ilmu agama, akhlak mulia, dan penyebar Islam secara damai di Nusantara.

Marga Syihab dikenal dengan tokoh-tokoh ulama dan cendekiawan, salah satunya adalah Prof. Dr. Quraish Shihab, ayah dari Najwa Shihab.

Sedangkan marga Assegaf yang juga memiliki silsilah mulia, dikenal aktif dalam dunia dakwah dan pendidikan di berbagai wilayah Indonesia.

Para habaib Ba ‘Alawi seperti Syihab dan Assegaf sejak lama berperan penting dalam membawa nilai-nilai Islam ke masyarakat Indonesia.

Mereka melakukannya melalui pendekatan penuh kedamaian, pendidikan, dan keteladanan akhlak. Ikatan keluarga dan sosial yang kuat turut memperkuat peranannya dalam menjaga tradisi keilmuan dan spiritual.

Pertemuan dua marga lewat pernikahan Najwa Shihab dan Ibrahim Sjarief sejak tahun 1997, bukan sekadar ikatan darah, tapi juga penyatuan nilai dan visi.

Keduanya mewarisi tradisi kuat dalam menuntut ilmu, berbakti kepada masyarakat, dan menjaga kehormatan agama.

Meski Ibrahim Sjarief jarang tampil di publik, perannya sangat berarti sebagai sosok pendukung di balik perjuangan Najwa di dunia jurnalisme dan sosial kemasyarakatan.

Kisah duka yang tengah dialami Najwa Shihab dan keluarga bukan hanya sekadar kehilangan pribadi, tetapi juga mengingatkan pada kekayaan sejarah dan budaya keturunan Nabi yang terus mengalir di Indonesia melalui marga Syihab dan Assegaf. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Ibrahim Sjarief #nabi muhammad saw #cendekiawan #ulama #najwa shihab #Indonesia