Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Tips Pasang Home Charging Mobil Listrik di Rumah, Mulai dari Daya PLN hingga Perawatan

Ika Nur Jannah • Jumat, 12 September 2025 | 16:01 WIB
Charging kendaraan listrik
Charging kendaraan listrik

RADARTUBAN - Dengan semakin populernya kendaraan listrik di Indonesia, kebutuhan akan fasilitas pengisian daya di rumah atau home charging juga meningkat.

Proses pemasangan home charging memang membutuhkan beberapa langkah teknis dan administratif agar pengisian daya kendaraan bisa berjalan aman dan efisien.

Langkah pertama dalam pemasangan home charging adalah memastikan kapasitas listrik di rumah mencukupi.

Menurut standar PLN, daya listrik minimal yang disarankan untuk pengisian mobil listrik di rumah adalah 7.700 Volt Ampere (VA) agar proses pengisian dapat berjalan optimal tanpa mengganggu kebutuhan listrik lain di rumah.

Jika daya listrik rumah masih rendah, calon pengguna perlu melakukan pengajuan tambah daya listrik melalui aplikasi PLN Mobile.

Pengajuan ini hanya melampirkan bukti kepemilikan kendaraan listrik seperti STNK atau BPKB.

Selanjutnya, pemilihan lokasi pemasangan charger menjadi hal penting.

Biasanya, charger dipasang di dinding garasi atau area parkir yang mudah dijangkau oleh kendaraan serta terlindungi dari cuaca ekstrim.

Pemasangan charger Level 2 memerlukan sirkuit khusus yang tersambung langsung ke panel listrik rumah.

Oleh karena itu, pemasangan harus dilakukan oleh teknisi profesional yang berpengalaman untuk memastikan keamanan dan kesesuaian instalasi dengan standar keselamatan listrik.

Proses instalasi meliputi pemasangan wall mount charger dan pengujian fungsi oleh teknisi termasuk pengecekan arus listrik, koneksi ke kendaraan, serta fitur smart charging jika tersedia.

Teknisi juga akan memastikan grounding atau sistem pentanahan di rumah memenuhi standar supaya dapat mencegah risiko sengatan listrik akibat kebocoran arus.

Setelah pemasangan, pemilik home charging disarankan melakukan perawatan rutin.

Seperti membersihkan charger dari debu dan memeriksa kondisi kabel serta konektor secara berkala agar perangkat tetap dalam kondisi optimal dan aman digunakan dalam jangka panjang.

Program-program dari PLN pun sudah banyak mendukung kemudahan pemasangan home charging, termasuk layanan survei dan pemasangan oleh petugas resmi, bahkan ada diskon tarif listrik khusus bagi pengguna kendaraan listrik yang melakukan pengisian di rumah.

Dengan adanya fasilitas home charging, pengisian baterai mobil listrik dapat dilakukan dengan nyaman di rumah, biasanya memakan waktu sekitar 5-9 jam tergantung kapasitas baterai dan daya listrik yang tersedia.

Hal ini memungkinkan pengguna kendaraan listrik untuk lebih fleksibel dan hemat dalam mengisi ulang daya. (*)

 

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#pengisi daya #Home charging #kendaraan listrik #PLN