RADARTUBAN- Kebijakan tarif impor baru dari pemerintahan Donald Trump membuat harga kopi di Amerika Serikat melonjak tajam.
Dalam sebulan terakhir, harga kopi di ritel naik hampir 21 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
AS Hampir Sepenuhnya Bergantung Impor
Amerika Serikat adalah salah satu pengimpor kopi terbesar di dunia. Hampir seluruh kebutuhan kopi dipenuhi dari impor, dengan produksi lokal hanya sekitar 1 persen.
Karena itu, kebijakan tarif baru berdampak langsung pada harga di pasar domestik.
Baca Juga: Tarif Impor AS Melonjak, Lula Siapkan Kredit dan Insentif Pajak bagi Perusahaan Brasil
Brasil Jadi Sasaran Utama
Brasil, pemasok kopi terbesar bagi AS, dikenakan tarif impor hingga 50 persen. Angka ini termasuk yang tertinggi dalam sejarah perdagangan AS.
Kebijakan tersebut muncul sebagai buntut ketegangan politik antara Trump dan mantan Presiden Brasil Jair Bolsonaro.
Ekonom Prediksi Harga Bisa Pecah Rekor
Diane Swonk, ekonom utama KPMG, memperingatkan dampak penuh dari tarif ini bisa mendorong harga kopi mencapai level tertinggi sepanjang sejarah.
“Konsumen dan pelaku usaha kopi sudah mulai merasakan tekanan biaya yang meningkat,” katanya.
Kafe dan Konsumen Terjepit
Setiap tahun, AS menghabiskan sekitar 100 miliar dolar AS untuk produk kopi.
Dengan kenaikan harga biji kopi impor, pengusaha kafe maupun konsumen harus siap menanggung beban tambahan.
Banyak pihak khawatir harga secangkir kopi di kafe akan semakin sulit dijangkau. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni