RADARTUBAN - Thomas Muller resmi mencatatkan diri sebagai pemain Jerman tersukses sepanjang sejarah dengan raihan 35 trofi bergengsi.
Prestasi ini diraih Thomas Muller setelah mengantarkan Vancouver Whitecaps FC menjuarai Canadian Championship usai mengalahkan Vancouver FC dengan skor 4-2.
Perjalanan Panjang Thomas Muller
Setelah 25 tahun berkarier di Bayern Munich, Thomas Muller akhirnya memilih tantangan baru di Major League Soccer (MLS).
Bersama klub barunya, Vancouver Whitecaps FC, pemain berusia 36 tahun itu langsung memberi dampak besar.
Pemain veteran tersebut berperan penting dalam kemenangan tim di laga final dengan mencetak satu gol penalti serta memberikan assist cepat di awal pertandingan.
Kemenangan tersebut membuat Thomas Muller kini mengoleksi total 35 trofi, mengungguli Toni Kroos yang sebelumnya berbagi rekor dengannya.
Dengan pencapaian ini, Muller berdiri sendiri sebagai pesepakbola Jerman dengan koleksi gelar terbanyak.
Gelar Bersama Bayern Munich dan Timnas Jerman
Karier Muller di Bayern Munich memang sarat prestasi.
Pemain asal Jerman tersebut meraih 13 gelar Bundesliga, dua Liga Champions, serta turut mengantarkan Timnas Jerman menjuarai Piala Dunia 2014.
Catatan tersebut menjadi bukti konsistensi Muller sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam sepak bola Jerman.
Meski begitu, setelah laga final bersama Whitecaps, Muller menolak disebut sebagai pesepakbola Jerman tersukses.
"Saya lebih suka disebut: ‘Pengoleksi gelar terbesar Jerman’. Pertanyaannya selalu: bagaimana cara menilai semua gelar ini? Satu pemain bisa lebih sering menjuarai liga domestik, sementara pemain lain punya lebih banyak gelar Liga Champions," ujar Muller kepada SPORT BILD.
"Statistik itu hal yang bagus, tapi tidak lebih dan tidak kurang. Saya tidak bermain sepak bola demi ‘warisan gelar’, melainkan karena saya benar-benar mencintai berada di lapangan."
Perbandingan dengan Toni Kroos
Baca Juga: PSSI Jajaki Uji Coba Lawan Timnas Jerman, Portugal, dan Belanda
Walaupun Muller kini menjadi pemain Jerman tersukses dalam hal jumlah trofi, nama Toni Kroos tetap memiliki tempat istimewa di kancah Eropa.
Gelandang berusia 34 tahun itu sukses memenangkan enam trofi Liga Champions: satu bersama Bayern Munich dan lima bersama Real Madrid.
Di klub Spanyol tersebut, Kroos membentuk trio legendaris bersama Luka Modric dan Casemiro.
Mereka membawa Real Madrid meraih tiga gelar Liga Champions secara beruntun, sebuah pencapaian bersejarah yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Namun, dalam hal gelar domestik, Kroos hanya mampu meraih empat gelar La Liga dan satu Copa del Rey, jumlah yang jauh lebih sedikit dibandingkan dominasi Bayern Munich bersama Muller.
Layak Menjadi Ikon
Dengan 35 trofi yang kini resmi dimilikinya, Thomas Muller layak disebut sebagai ikon dalam dunia sepak bola modern.
Meski demikian, persaingannya dengan Toni Kroos tetap menjadi bahan perbincangan menarik di kalangan pecinta sepak bola. (*/lia)
Editor : radar tuban digital