Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Trinity Youth Symphony Orchestra: Talenta Muda Indonesia Raih Penghargaan Internasional

Silva Ayu Triani • Jumat, 10 Oktober 2025 | 22:10 WIB
Ilustrasi konser Trust Orchestra (The Legends 8 Infinity: The World of Studio Ghibli x Makoto Shinka
Ilustrasi konser Trust Orchestra (The Legends 8 Infinity: The World of Studio Ghibli x Makoto Shinka

RADARTUBAN - Trinity Youth Symphony Orchestra atau Trust Orchestra berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional dengan meraih tiga penghargaan bergengsi dalam The 11th World Orchestra Festival 2025 yang digelar di Wina, Austria.

Orkestra yang terdiri dari anak-anak muda Indonesia tersebut menunjukkan kualitasnya dengan membawa pulang Golden Award, Outstanding Conductor Award, dan Johan Stus Award.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa talenta muda di bidang musik klasik Indonesia mampu bersaing di level dunia.

Informasi ini terungkap dari pembahasan dalam podcast Gen S, "Diplomasi Budaya Lewat Musik Orkestra!" yang tayang di channel YouTube Katadata Indonesia pada Rabu (6/8), bersama Nathania Karina, konduktor dan music director Trust Orchestra.

Trust Orchestra merupakan komunitas orkestra yang anggotanya berusia antara 11 hingga 35 tahun.

Mereka berasal dari latar belakang yang beragam, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga pekerja kantoran.

Meski bukan musisi profesional penuh waktu, mereka berlatih intensif tiga sampai empat kali seminggu, dengan durasi latihan empat hingga lima jam. Mentalitas menjadi faktor penting dalam persiapan mereka.

"Mental anak muda itu penting. Mereka harus melihat langit yang tinggi dan menjadikannya cambukan untuk terus maju," ujar konduktor Nathania Karina dalam podcast tersebut.

Dalam kompetisi yang melibatkan peserta dari berbagai negara seperti Cina, Polandia, Irlandia, dan Spanyol, Trust Orchestra tampil unik dengan menggabungkan lagu klasik Barat dan karya-karya Indonesia.

Pendekatan ini tidak hanya menarik perhatian juri, tetapi juga menciptakan suasana yang menyenangkan, sehingga juri merasa lebih seperti penonton daripada pengadil.

"Penampilan kami dikemas sehingga juri lupa ini lomba, mereka menjadi audiens karena programnya sangat menarik," ungkap Nathania.

Meski berprestasi di panggung dunia, orkestra ini menghadapi tantangan besar seperti minimnya dukungan infrastruktur seperti tempat pertunjukan yang memadai di luar Jakarta, dan sulitnya membawa orkestra ke kota-kota lain karena masalah logistik dan biaya.

Selain itu, ekosistem musik klasik dan orkestra di Indonesia masih perlu dikembangkan lebih lanjut agar generasi muda dapat terus tumbuh dan berprestasi.

Terlepas dari kendala tersebut, Trust Orchestra tetap berusaha konsisten dan mandiri.

Mereka menjalankan orkestra ini dengan membiayai kegiatannya lewat penjualan tiket konser dan dukungan swasta.

Bahkan, tiket konser Trust Orchestra sering habis dalam hitungan menit, menandakan tingginya antusiasme masyarakat terhadap musik orkestra yang mereka bawakan.

"Kami ingin memastikan orkestra ini untuk semua orang, dengan harga tiket yang terjangkau agar pelajar juga bisa menikmati," kata Nathania.

Rencana ke depan, Trust Orchestra bertekad untuk memperluas jangkauan dengan tampil ke berbagai kota di Indonesia, serta ikut serta dalam festival musik dunia.

Ada pula harapan agar industri film Indonesia bisa lebih banyak menggunakan orkestra lokal untuk pengisi soundtrack, membuka peluang lebih luas bagi musisi muda.

Keberhasilan Trust Orchestra tidak sekadar tentang penghargaan, tetapi juga tentang membangun semangat komunitas, menumbuhkan talenta muda, dan memajukan budaya musik Indonesia di dunia internasional.

Ke depan, orkestra ini diharapkan dapat menjadi salah satu wajah kebanggaan budaya bangsa yang menginspirasi banyak anak muda untuk terus berkarya dan berprestasi. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#TRUST Orchestra #Trinity Youth Symphony Orchestra #The 11th World Orchestra Festival 2025 #Indonesia