RADARTUBAN – Presiden Prabowo Subianto menekankan percepatan program perumahan rakyat dengan target pembangunan 141.000 rumah bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Langkah ini dibahas dalam kunjungannya ke Maruarar Sirait di Hambalang, khususnya terkait pembangunan rumah susun di lahan seluas 30 hektare di Cikarang.
Fokus Pembangunan Rumah Bersubsidi
Proyek Strategis Cikarang akan menjadi lokasi pembangunan rumah susun bersubsidi, ditujukan bagi pekerja dan masyarakat sekitar.
Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan setiap keluarga memiliki hunian layak, murah, dan aman.
Rumah yang dibangun akan berada dekat sekolah, rumah sakit, perkantoran, pabrik, dan akses jalan utama, guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dampak Ekonomi dan Lapangan Kerja
Pembangunan 141.000 rumah diperkirakan akan menyerap sekitar 80.000 tenaga kerja di berbagai sektor, termasuk konstruksi dan industri material bangunan.
Program ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta mempercepat perputaran ekonomi di daerah terkait.
Penyederhanaan Birokrasi
Presiden Prabowo menekankan pentingnya pengurangan birokrasi. Izin dan administrasi pembangunan harus dipermudah agar masyarakat segera menikmati manfaat program.
Menteri PKP diminta menyederhanakan regulasi sehingga proyek tidak terhambat oleh proses berlebihan. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni