Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Frenkie de Jong Tuduh VAR Gunakan AI saat Barcelona Dihajar Atletico Madrid

Bihan Mokodompit • Sabtu, 14 Februari 2026 | 11:32 WIB
Pemain FC Barcelona, Frankie De Jong.
Pemain FC Barcelona, Frankie De Jong.

RADARTUBAN - Frenkie de Jong melontarkan kritik keras terhadap perangkat pertandingan usai kekalahan telak Barcelona dari Atletico Madrid dalam leg pertama semifinal Copa del Rey.

Laga yang digelar di Stadion Metropolitano pada Kamis, 12 Februari, itu berakhir dengan skor mencolok 0-4 untuk kemenangan tuan rumah.

Kekalahan tersebut membuat peluang Barcelona melaju ke final semakin berat pada pertemuan kedua.

Atletico Madrid Dominan Sejak Awal Laga

Atletico Madrid langsung menekan sejak menit awal pertandingan.

Gol pembuka tercipta melalui gol bunuh diri Eric Garcia pada menit keenam.

Tak lama berselang, Antoine Griezmann menggandakan keunggulan lewat sepakan melengkung yang tak mampu diantisipasi Joan Garcia.

Tekanan Atletico Madrid terus berlanjut sepanjang babak pertama.

Ademola Lookman mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-33.

Julian Alvarez kemudian menutup paruh pertama dengan gol keempat di masa tambahan waktu.

Skor 4-0 untuk Atletico Madrid bertahan hingga turun minum.

Kontroversi VAR dan Gol yang Dianulir

Memasuki babak kedua, Barcelona sempat mencetak gol balasan melalui Pau Cubarsi.

Namun, wasit menganulir gol tersebut setelah tinjauan panjang melalui VAR.

Keputusan VAR menyatakan adanya posisi offside dalam proses terciptanya gol.

Momen ini memicu reaksi keras dari para pemain Barcelona.

Situasi semakin sulit bagi tim tamu setelah Eric Garcia mendapat kartu merah menjelang akhir laga.

Kekalahan ini pun menjadi sorotan karena polemik keputusan VAR.

Frenkie de Jong Soroti Tayangan VAR

Dalam wawancara seusai pertandingan, Frenkie de Jong secara terbuka mempertanyakan keputusan tersebut.

Ia menilai tayangan yang ditampilkan tidak menunjukkan momen yang akurat saat bola dilepaskan.

“Saya melihat sebuah gambar yang jelas menunjukkan dia tidak offside,” ujar De Jong.

“Gambar yang mereka tampilkan di TV tidak menunjukkan momen yang tepat saat Fermin menendang bola. Ada gambar Fermin sedang menembak ketika bek berada satu meter dari Lewandowski."

“Jadi, apakah menurut Anda itu sangat aneh? Saya tidak bisa berbuat apa-apa karena… Dan saya pikir jika gambar yang saya lihat itu bukan AI… ini adalah skandal karena sangat jelas.”

Pernyataan Frenkie de Jong tersebut kemudian ramai diperbincangkan publik.

Ia bahkan menyinggung kemungkinan penggunaan AI dalam proses pengambilan keputusan VAR.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak penyelenggara pertandingan terkait tudingan tersebut.

Tantangan Berat Barcelona di Leg Kedua

Barcelona kini menghadapi tantangan besar untuk membalikkan keadaan.

Leg kedua dijadwalkan berlangsung di Camp Nou pada 3 Maret mendatang.

Sebelum itu, Barcelona akan kembali fokus ke kompetisi La Liga.

Mereka dijadwalkan menghadapi Girona dalam laga tandang pada 16 Februari.

Situasi ini membuat Frenkie de Jong dan rekan-rekannya dituntut segera bangkit.

Performa Atletico Madrid yang solid menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi Barcelona.

Kontroversi VAR pun diprediksi masih akan menjadi bahan perdebatan hingga laga berikutnya.

Kendati demikian, keputusan resmi pertandingan tetap mengesahkan kemenangan Atletico Madrid dengan skor 4-0.

Barcelona kini harus membuktikan respons mereka di atas lapangan pada leg penentuan nanti. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#AI #var #frenkie de Jong #atletico madrid #joan garcia #semifinal copa del rey #Barcelona