RADARTUBAN - Fenomena Gerhana Bulan Total yang akan terjadi pada Selasa (3/3) menjadi peristiwa langit yang istimewa karena merupakan satu-satunya gerhana bulan total sepanjang tahun ini.
Fenomena serupa bahkan baru akan kembali terjadi pada 31 Desember 2028.
Fenomena Langit Langka yang Terjadi Sekali dalam Tahun Ini
Gerhana bulan total terjadi ketika Bumi berada tepat di antara Matahari dan Bulan, sehingga cahaya Matahari terhalang mencapai Bulan.
Meski demikian, Bulan tidak sepenuhnya menghilang. Cahaya merah Matahari masih dapat menembus atmosfer Bumi dan dipantulkan ke permukaan Bulan, membuatnya tampak kemerahan.
“Karena masih ada cahaya yang mencapai Bulan, satelit alami Bumi itu tetap bisa diamati,” ujar Avivah, Minggu, 1 Maret 2026.
Baca Juga: Corn Moon Bertemu Blood Moon, Indonesia Nikmati Gerhana Bulan Total 7 September 2025
Komunitas Astronomi Siapkan Pengamatan Bersama
Komunitas Langit Selatan berencana menggelar kegiatan pengamatan bersama gerhana tersebut.
Hingga saat ini, komunitas masih mencari lokasi yang memiliki pandangan terbuka ke arah timur.
“Puncak gerhana terjadi saat Bulan baru terbit, sehingga posisinya masih rendah di ufuk timur,” jelas Avivah.
Waktu Terjadinya Gerhana
Berdasarkan penjelasan Langit Selatan, rangkaian Gerhana Bulan Total telah dimulai sejak sore hari.
Kontak pertama atau fase gerhana penumbra terjadi pada pukul 15.44 WIB, sehingga pengamatan paling awal dapat dilakukan di wilayah Indonesia bagian timur.
Pada fase ini, Bulan terbit dalam kondisi masih berada di bayang-bayang penumbra Bumi.
Fase gerhana sebagian atau kontak kedua dimulai pada 16.50 WIB. Pada saat inilah Bulan mulai terbit di wilayah Indonesia tengah dan dapat diamati dengan lebih jelas.
Gerhana Bulan Total atau kontak ketiga berlangsung mulai 18.04 WIB, sehingga pengamat di wilayah Indonesia bagian barat baru dapat menyaksikan fenomena tersebut. Puncak gerhana terjadi pada 18.33 WIB.
Durasi Gerhana Total dan Akhir Fenomena
Durasi fase gerhana total berlangsung selama 58 menit 19 detik dan berakhir pada 19.02 WIB. Setelah itu, Bulan perlahan keluar dari bayangan inti Bumi dan memasuki fase gerhana sebagian yang berakhir pada 20.17 WIB. Seluruh rangkaian gerhana selesai pada 21.22 WIB, saat Bulan sepenuhnya meninggalkan bayangan penumbra Bumi.
Avivah menambahkan, selain gerhana bulan total ini, masih akan terjadi gerhana bulan parsial atau sebagian pada tahun yang sama. Fenomena tersebut juga dapat diamati dari seluruh wilayah Indonesia.(*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni