RADARTUBAN - Presiden Prabowo Subianto meresmikan 218 jembatan yang dibangun pemerintah dalam waktu 2,5 bulan melalui Satuan Tugas (Satgas) Jembatan yang dipimpin Maruli Simanjuntak pada Senin (9/3).
Peresmian tersebut disampaikan melalui unggahan akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia @sekretariat.kabinet.
Pembangunan ratusan jembatan itu diklaim sebagai bagian dari upaya pemerintah mempercepat penyediaan infrastruktur dasar di daerah yang selama ini terkendala akses penyeberangan.
Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa Presiden menegaskan persoalan akses penyeberangan merupakan masalah lama yang masih dialami banyak wilayah di Indonesia.
Pemerintah, kata Presiden, kini berupaya memperbanyak jembatan penghubung agar aktivitas warga menjadi lebih mudah dan aman.
Kepala negara juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh prajurit Tentara Nasional Indonesia yang bertugas di lapangan serta masyarakat yang ikut bergotong royong membantu pembangunan jembatan-jembatan tersebut.
Agar Anak Sekolah Tak Lagi Menyeberangi Sungai
Presiden menegaskan bahwa ia tidak ingin lagi melihat anak-anak sekolah harus menyeberangi sungai dalam kondisi basah saat berangkat belajar.
Ia juga menyoroti pentingnya akses yang layak bagi pedagang, petani, ibu-ibu, serta warga desa agar tidak lagi bersusah payah membawa diri maupun hasil panen melintasi sungai tanpa jembatan.
Menurutnya, penyediaan infrastruktur dasar seperti jembatan merupakan syarat penting agar aktivitas ekonomi dan pendidikan di daerah terpencil dapat berjalan lebih baik.
Kisah Yamisa Zebua yang Viral
Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga berdiskusi dengan seorang siswi bernama Yamisa Zebua yang sebelumnya sempat viral setelah mengirimkan pesan video kepada Presiden.
Dalam video tersebut, Yamisa menceritakan pengalamannya harus menyeberangi sungai dan sering basah saat berangkat ke sekolah.
Pesan tersebut, yang ditonton langsung oleh Presiden, disebut menjadi salah satu pemicu pemerintah pusat mengambil langkah mempercepat pembangunan jembatan di wilayah tersebut.
Yamisa juga sempat menyampaikan permintaan pengadaan MBG kepada Presiden karena fasilitas tersebut dinilai sangat dibutuhkan di sekolahnya.
Namun dalam unggahan tersebut tidak dijelaskan lebih lanjut mengenai tindak lanjut dari permintaan tersebut.
Baca Juga: Tidak Tahu Jembatan Putus, Warga Tanah Laut Meninggal Terperosok Saat Melewatinya
Terdiri dari 218 Jembatan Berbagai Jenis
Masih dalam keterangan yang sama, Sekretariat Kabinet menyebutkan bahwa 218 jembatan yang diresmikan terdiri atas beberapa jenis konstruksi, yaitu:
- 59 unit Jembatan Bailey
- 82 unit Jembatan Armco
- 77 unit Jembatan Perintis atau Gantung
Seluruh jembatan tersebut tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Pemerintah berharap pembangunan ini dapat memperlancar mobilitas masyarakat, memperkuat konektivitas antarwilayah, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di daerah. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni